detikNews
Kamis 23 Mei 2019, 03:36 WIB

Polisi Lepas Remaja Pembawa Surat 'Diwakafkan untuk Agama-Negara'

Syahdan Alamsyah - detikNews
Polisi Lepas Remaja Pembawa Surat Diwakafkan untuk Agama-Negara Isi surat dibawa seorang remaja yang hendak ikut aksi 22 Mei 2019 di Jakarta. (Foto: ist.)
Sukabumi - Mrr (17) diamankan polisi saat operasi penyekatan massa aksi 22 Mei di Sukabumi karena kedapatan membawa kertas surat dengan tulisan 'diwakafkan untuk agama dan negara'. Remaja pria tersebut dilepas polisi usai menjalani pemeriksaan.

Mrr dilepas bersama 13 orang temannya yang juga diamankan polisi saat menumpang truk di SPBG Benda, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (21/5) malam. Mereka tidak terindikasi dengan aktivitas terorisme.


Soal surat berisi identitas dan tulisan soal wakaf tersebut hanya perbuatan iseng Mrr. Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi menyebut Mrr berstatus sebagai santri salah satu pondok pesantren di Sukabumi.

"Dia baru nyantri selama satu bulan, sudah kita serahkan kepada pihak pesantren. Kita juga berikan pengertian kepada yang bersangkutan agar tidak mudah terpengaruh ajakan atau ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan Islam," tutur Nasriadi, Rabu (22/5/2019).

Berkaitan surat yang dibawanya, Mrr mengaku tulisan itu hanya untuk menandakan identitasnya kalau terjadi sesuatu di Jakarta. Mrr dan remaja lainnya itu hendak ke Jakarta untuk aksi 22 Mei.

"Dia berdalih tidak punya KTP, makanya dia tulis lengkap identitas, nama orang tua, alamat dan teman-teman dekatnya. Kalau untuk tulisan itu, dia sebut hanya iseng-iseng saja," ujar Nasriadi.



Tonton juga video Penjelasan Kapolri Soal 6 Orang Tewas dalam Aksi 22 Mei:

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed