DetikNews
Senin 20 Mei 2019, 15:39 WIB

Pasar Kosambi Kebakaran Hebat, Wawali Bandung Minta Audit Bangunan

Mochamad Solehudin - detikNews
Pasar Kosambi Kebakaran Hebat, Wawali Bandung Minta Audit Bangunan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana minta dilakukan audit bangunan Pasar Kosambi yang dilanda kebakaran hebat. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Kebakaran hebat melanda Pasar Kosambi, Kota Bandung. Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta dilakukannya audit terhadap kondisi bangunan pasca kebakaran, termasuk pasar tradisional lainnya di Kota Bandung.

Sebagaimana diketahui, kebakaran melanda Pasar Kosambi di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung sejak Sabtu (18/5/2019) sekitar pukul 21.00 WIB. Puluhan mobil pemadam dikerahkan untuk menanggulangi api yang hingga kini masih membakar bagian basement pasar tersebut. Diketahui masih ditemukan titik-titik api yang masih menyala.


Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau langsung proses pemadaman. Dia bahkan sempat masuk ke area dalam untuk melihat kondisi bangunan dan kondisi lainnya.

Dari hasil pengamatannya ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh pihak-pihak terkait. Pertama, harus dilakukannya audit terhadap kondisi bangunan Pasar Kosambi.
Pasar Kosambi Kebakaran Hebat, Wawali Bandung Minta Audit BangunanFoto: Mochamad Solehudin
Ia khawatir struktur bangunan tidak stabil pasca kebakaran yang telah berlangsung selama kurang lebih 40 jam. Untuk itu, ia akan memerintahkan Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung agar melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bangunan Pasar Kosambi.

"Kita akan minta ke Distaru untuk masuk memeriksa apakah bangunan (Pasar Kosambi) masih layak atau tidak. Apapun hasilnya nanti jadi referensi PD Pasar ke depan," kata Yana saat ditemui di lokasi.


Dia juga berharap kebakaran hebat yang melanda Pasar Kosambi sebagai introspeksi semua pihak dalam menyiapkan infrastruktur bangunan. Yana juga ingin 37 pasar di bawah kordinasi PD Pasar juga agar diperiksa kondisinya.

"Audit bangunan pasti, termasuk ke sini (Pasar Kosambi) masih layak atau tidak. Insyaallah (37 pasar lainnya juga diaudit). Saya pikir ini momentum mengaudit safety juga," ucapnya.


Sementara itu Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Dadang Iriana juga mendorong agar dilakukannya pemeriksaan terhadap sistem proteksi kebakaran di semua pasar tradisional di Kota Bandung.

Berkaca dengan kondisi Pasar Kosambi, sistem proteksi kebakarannya sangat tidak memadai. Contohnya saja hydrant dan sistem proteksi lainnya tidak terpasang. Pihaknya khawatir kondisi itu juga terjadi di pasar lainnya.

"Tadi pagi kita sudah sampaikan ke PD Pasar agar seluruh pasar-pasar di-assessment oleh Diskar. Mudah-mudahan PD Pasar terus kordinasi dan kita akan assessment seluruh pasar-pasar milik Pemkot Bandung," ujarnya.



Simak Juga 'Kios Terbakar, Pedagang Tanah Abang: Dibenerin Kita Dagang Lagi':

[Gambas:Video 20detik]


(mso/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed