DetikNews
Jumat 10 Mei 2019, 20:15 WIB

MWA Masih Revisi Aturan Pemilihan Rektor Unpad

Mochamad Solehudin - detikNews
MWA Masih Revisi Aturan Pemilihan Rektor Unpad Rudiantara (Foto: Agus Tri Haryanto/inet)
Bandung - Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Padjadjaran (Unpad) masih menyiapkan revisi aturan terkait pemilihan rektor (pilrek). Revisi aturan itu ditargetkan selesai dalam dua bulan ke depan, sehingga Pilrek Unpad definitif bisa cepat digelar.

"Kita bahas progres persiapan revisi peraturan MWA, jadi lebih banyak menampung (masukan). Hari ini tidak ada keputusan dari revisi peraturan MWA," kata Ketua MWA Unpad Rudiantara di Sekretariat MWA Unpad, Kota Bandung, Jumat (10/5/2019).


Dia menuturkan, proses revisi aturan itu masih terus dibahas oleh pihak-pihak terkait. Pihaknya akan berupaya menyelesaikan revisi aturan itu dalam dua bulan ke depan. Karena jabatan Plt Rektor Unpad akan habis pada Oktober 2019.

"Jadi diharapkan dalam dua bulan ke depan sudah punya revisi dari peraturan MWA untuk Pilrek," ucap pria yang juga menjabat Menkominfo ini.

Rudiantara tidak menjelaskan secara rinci apa saja yang akan direvisi. Hanya saja dia meminta agar profesor dan senat akademik di lingkungan kampus Unpad untuk bisa berpartisipasi aktif dalam proses ini.

"Terus disepakati untuk meminta senat akademik dan profesor aktif untuk lebih berpartisipasi dalam proses ini. Karena rohnya dari perguruan tinggi ya senat akademik ya profesor," kata Rudiantara.


Ditanya proses pemilihan rektor akan dimulai dari awal atau tinggal menentukan dari 3 calon yang tersisa, dia mengaku belum bisa memutuskannya. Hal itu tergantung hasil kesepakatan atau revisi aturan yang saat ini masih pembahasan.

"Ya setelah disepakati, enggak belum bisa karena peraturannya juga belum diputuskan," ujar Rudiantara.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga anggota MWA Unpad menuturkan tidak banyak hal yang dibahas terkait proses Pilrek Unpad. Dalam pertemuan itu hanya membahas menyangkut perbaikan prosedur perbaikan rektor.

"Hanya perbaikan prosedur pemilihan," kata Emiil, sapaan Ridwan.


Namun dia berharap, proses Pilrek Unpad definitif ini bisa cepat selesai. Apalagi Plt rektor Unpad itu akan habis pada Oktober mendatang sehingga harus segera dicari sosok definitif.

"Harapan saya secepatnya karena kan Plt habis itu Oktober. (Proses) ini (harus) jadi pelajaran dengan proses ini jangan terulang lagi," ujar Emil.

Diberitakan sebelumnya, pada 13 April lalu, MWA Unpad menggelar rapat pleno. Dalam rapat itu memutuskan mengulang pemilihan rektor Unpad. Selain itu posisi Tri Hanggono untuk sementara waktu digantikan oleh seorang pelaksana tugas.
(mso/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed