DetikNews
Sabtu 04 Mei 2019, 13:46 WIB

Jadi Sasaran Vandalisme, SLB C Plus Bandung Dibersihkan Puluhan Anak Muda

Mochamad Solehudin - detikNews
Jadi Sasaran Vandalisme, SLB C Plus Bandung Dibersihkan Puluhan Anak Muda Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Kelompok remaja berpakaian serba hitam melakukan aksi vandalisme saat peringatan May Day, di Kota Bandung, Rabu (1/5/2019) lalu. SLB-C Plus di Jalan Singa Perbangsa, Kota Bandung turut menjadi sasaran aksi kelompok tersebut.

Sabtu (4/5/2019) siang, sejumlah anak muda yang tergabung dalam Relawan Warna melakukan aksi untuk membersihkan berbagai coretan yang mengotori pagar tembok sekolah. Mereka dengan kompaknya menghapus setiap coretan yang ada.

Selain membersihkan semua coretan, mereka juga membuat mural untuk memperindah tampilan sekolah. Berbagai gambar dan warna mereka tuangkan di pagar tembok sekolah luar biasa yang menaungi 50 siswa tersebut.

Penggagas kegiatan Irvin menyatakan, aksi bebersih ini sengaja digelar untuk menggugah semua pihak terutama generasi muda agar bisa bertindak positif. Jangan sampai aksi anarkis yang melibatkan generasi muda seperti pada peringatan May Day kembali terulang.

"Kejadian kemarin banyak fasilitas publik yang rusak. Sangat prihatin. Kita ini dari beda-beda komunitas, kita ketemu di satu tempat ini. Kita bareng-bareng aja untuk bantu bersiin sekolah," ucapnya, saat ditemui di lokasi.
Jadi Sasaran Vandalisme, SLB C Plus Bandung Dibersihkan Puluhan Anak MudaFoto: Mochamad Solehudin

Dia juga menjelaskan, sengaja membuat mural dengan demi mempercantik tampilan sekolah. Dengan begitu, dia harap para siswa yang sempat takut untuk sekolah bisa kembali bersemangat.

"Kemarin katanya kan beberapa murid trauma gara-gara kemarin. Sekarang daripada dihujat lebih baik kita warnai biar lebih cantik," katanya.

Sementara itu, salah seorang guru SLB-C Plus Endang mengapresiasi kegiatan yang dilakukan kelompok pemuda itu. Pasalnya aksi vandalisme yang dilakukan oknum remaja cukup berdampak terhadap kegiatan belajar di sekolahnya.

"Abis kejadian para siswa memang agak trauma. Mudah-mudahan dengan diberi warna-warni jadi lebih baik lagi," katanya.

Dia mengungkapkan, semua siswa akan kembali bersekolah pada Kamis (9/5/2019) mendatang. Pihaknya berharap kegiatan belajar bisa kembali berlangsung normal.

"Kamis nanti masuk sekolah lagi. Mudah-mudahan anak-ana senang karena kemarin agar trauma. Mudah-mudahan setelah digamarin responnya bagus lagi," ujarnya.



Simak Juga 'Jejak Vandalisme Sekelompok Remaja di Bandung':

[Gambas:Video 20detik]


(mso/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed