DetikNews
Rabu 17 April 2019, 14:31 WIB

Kertas Suara Braile hanya Pilpres, Sejoli Tunanetra: Pemilu Tahun Ini Repot

Yudha Maulana - detikNews
Kertas Suara Braile hanya Pilpres, Sejoli Tunanetra: Pemilu Tahun Ini Repot Foto: Yudha Maulana
Bandung Barat - Pasangan suami istri penyandang disabilitas netra, Osih Kurniasih (42) dan Saniman (38) mengikuti hajatan Pemilu 2019 di TPS 63 di Sukarasa, Citereup, Cimahi Utara, Kota Cimahi. Mereka mengaku cukup kerepotan saat memilih calon anggota dewan.

"Pemilihan sekarang lebih banyak surat suaranya, cukup repot, yang ada braillenya hanya surat suara presiden yang ukurannya lebih kecil," ujar Saniman kepada detikcom di TPS, Rabu (17/4/2019).

Untuk mencoblos dan melipat empat surat suara calon anggota legislatif (caleg) di balik bilik, ia dibantu oleh seorang pendamping. "Kalau tahun ini harus pakai pendamping, kalau tahun lalu hanya diarahkan saja," ujarnya.

Pemilu tahun ini, ujar Saniman, ia hanya bisa mengandalkan intuisinya untuk memilih calon anggota legislatif. Pasalnya, dari puluhan nama yang berderet nyaris tak ada satu pun yang ia kenali.

"Semoga yang saya pilih bisa amanah, dan mendengar aspirasi kita saat terpilih. Jangan sampai malah jadi lupa saat kepilih, kebanyakan kan begitu," kata Saniman.
Kertas Suara Braile hanya Pilpres, Sejoli Tunanetra: Pemilu Tahun Ini RepotFoto: Yudha Maulana

Senada dengan Sudiman, Osin mengatakan pemilu tahun lalu lebih cepat dan ringkas dibandingkan pemilu tahun ini. "Ukuran surat suaranya seukuran koran, cukup ribet, melipatnya juga walau ikuti lipatannya tetap saja sulit," ujar Osin.

Di sekitar wilayah Citereup, ada belasan penyandang disabilitas yang dibagi keenam TPS. "Kalau di TPS ini hanya ada dua," ujar pendamping disabilitas, Deden Tatang.


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed