DetikNews
Senin 15 April 2019, 12:43 WIB

Setengah Penghuni Napi dan Tahanan di Rutan Bandung Tak Mencoblos

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Setengah Penghuni Napi dan Tahanan di Rutan Bandung Tak Mencoblos Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung - Jumlah narapidana dan tahanan di Rutan Klas 1 Bandung yang mendapatkan daftar pemilih tetap (DPT) bertambah. Meski begitu, masih ada sekitar 700 napi dan tahanan yang dipastikan tak mencoblos.

Kepala Pengamanan Rutan Bandung Alviantino mengatakan sebelumnya dari 1.500 napi dan tahanan, 500 orang sudah masuk DPT. Sepekan jelang pencoblosan, bertambah 300 orang yang mendapatkan DPT.

"Memang posisinya ada tambahan. Sekarang sudah ada 800 lebih. Sudah final tidak ada tambahan lagi. Ya kurang lebih setengahnya (tidak mencoblos)," ujar Alviantino di Rutan Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Senin (15/4/2019).

Menurutnya napi dan tahanan yang tak bisa mencoblos mengalami permasalahan bagian administrasi. Salah satunya soal nomor induk kependudukan (NIK) yang tidak valid.

"Permasalahannya yang tidak bisa mencoblos karena NIK-nya itu. Ada yang tidak valid. Sehingga mereka tidak bisa mencoblos," katanya.

Kendati demikian, dia meyakini proses pemilu akan berjalan lancar. Para warga binaan juga telah mengetahui cara dan proses pencoblosan setelah mendapatkan sosialisasi dari KPU.

"Termasuk calon-calonnya. Kalau Pilpres mereka sudah tahu calon-calonnya. Nah yang legislatif ini, kelihatannya mereka belum mengenal," kata dia.


Saksikan juga video 'Tahanan-Napi Rame-rame Bikin e-KTP Biar Bisa Nyoblos':

[Gambas:Video 20detik]


(dir/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed