Banser Jabar Kecam Pembuat Soal Ujian 'Bubarkan Banser' di Garut

Hakim Ghani - detikNews
Rabu, 10 Apr 2019 18:04 WIB
Soal ujian SMP di Garut yang dinilai telah mendiskreditkan Banser NU. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) tak terima dengan beredarnya kertas ujian yang mencantumkan 'Bubarkan Banser' dalam materi USBN Bahasa Indonesia tingkat SMP di Garut. Banser merasa dicemarkan nama baiknya.

"Kami dari jajaran Banser Jawa Barat mengecam keras terhadap tim pembuat soal tersebut karena itu jelas-jelas mendiskreditkan kita," ujar Kasatkorwil Banser Jabar Yudi Nurcahyadi saat dihubungi detikcom, Rabu (10/4/2019) sore.


Soal USBN Bahasa Indonesia SMP itu mencantumkan tulisan insiden pembakaran bendera HTI yang dilakukan oknum Banser saat Hari Santri Nasional (HSN) 2018 di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Yudi menganggap soal tersebut mencemarkan nama baik Banser. Sebab, dia menegaskan, permasalahan pembakaran bendera sudah diselesaikan oleh pihak berwajib.

"Permasalahan tersebut secara hukum telah inkrah, bahwa anggota Banser tidak bersalah, karena itu jelas-jelas bendera HTI yang dilarang di Indonesia. Ketika masalah ini diungkit, ini jadi multitafsir terhadap anak didik yang mendapat soal tersebut," tutur Yudi.

Pihaknya berharap Bupati Garut bersikap tegas kepada Disdik berkaitan masalah tersebut. "Kita tuntut Bupati Garut untuk mencopot Kadisdik Garut dan juga tim pembuat soal untuk dibubarkan, agar tidak lagi terjadi masalah-masalah seperti itu," kata Yudi.

(bbn/bbn)