DetikNews
Selasa 26 Maret 2019, 14:57 WIB

Pelantikan Bupati Ditunda, Pemkab Ciamis akan Kirim Surat ke Ridwan Kamil

Dadang Hermansyah - detikNews
Pelantikan Bupati Ditunda, Pemkab Ciamis akan Kirim Surat ke Ridwan Kamil Foto: Dadang Hermansyah
Ciamis - Pemerintah Kabupaten Ciamis akan mengirimkan surat kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil agar pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis terpilih Herdiat-Yana D Putra sesuai jadwal 7 April 2019. Pemkab menjamin keamanan jelang Pemilu dan Pilpres 2019 di Ciamis kondusif, sehingga tak ada alasan penundaan.

Hal tersebut menjadi salah satu bahasan dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ciamis di ruang Oproom Setda Ciamis, Selasa (26/3/2019).

Sekretaris Daerah Ciamis Asep Sudarman mengatakan secara prinsip Ciamis kondusif dan siap melaksanakan pelantikan. Namun ia enggan berkomentar banyak mengenai hal tersebut, karena harus melapor ke Bupati Ciamis.

"Rapat dulu, nanti saya lapor dulu Bupati Ciamis karena saya hanya mewakili, tadi dibahas soal pelantikan itu. Semua sudah lengkap semua di risalah (hasil rapat), nanti saja," ujarnya singkat saat ditemui usai rapat.

Kepala Kesbangpol Ciamis Andang Firman menjelaskan dalam rapat Forkopimda tersebut, juga dibahas upaya meyakinkan Pemerintah Provisi Jawa Barat agar pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis terpilih sesuai jadwal.

"Pemkab akan berkirim surat kepada Gubernur Jawa Barat. Nanti melapor dulu ke Bupati. Hasil rapat tadi menjadi pertimbangan Bupati Ciamis (Iing Syam Arifin) untuk berkirim surat ke Pemprov," jelas Andang usai rapat.

Andang menegaskan, sesuai hasil rapat yang dihadiri Kapolres Ciamis, perwakilan Kodim 0613 Ciamis, KPU Ciamis, Bawaslu Ciamis dan Ketua DPRD Ciamis, menyatakan Ciamis dalam keadaan kondusif.

Sebelumnya, Keputusan Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang menunda pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis terpilih Herdiat-Yana D Putra terus menuai protes.

Seperti diketahui Herdiat dan Yana diusung enam parpol yaitu PKS, Gerindra, Partai Demokrat, PAN, Nasdem dan PBB.

Protes pertama datang dari partai koalisi, yakni PKS dan Gerindra, termasuk Akademisi Ciamis sampai Timses Herdiat-Yana (HY) saat di Pilkada serentak 2019. Semua menolak penundaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis terpilih.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed