DetikNews
Senin 25 Maret 2019, 16:58 WIB

Pengadilan Agama Garut Telusuri Pesan Berantai 'Nomor WA Janda'

Hakim Ghani - detikNews
Pengadilan Agama Garut Telusuri Pesan Berantai Nomor WA Janda Pesan berantai yang berisi nomor telepon WhatsApp (WA) yang disebut-sebut milik janda di Garut. (Foto: Istimewa)
Garut - Pihak Pengadilan Agama (PA) Garut mengaku terkejut dengan pesan berantai berupa nomor WhatsApp (WA) yang disebut-sebut milik janda. PA Garut menegaskan lembaganya dicatut berkaitan pesan yang menyebar tersebut. Kini pihaknya tengah menelusuri permasalahan itu.

"Kami justru baru tau dari rekan-rekan tentang adanya informasi penyebaran itu ('nomor WA Janda')," ujar Humas PA Garut Dihyah Wahid saat dikonfirmasi detikcom di kantornya, Jalan Suherman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (25/3/2019).


Dihyah mengklaim pihaknya tidak diperkenankan untuk menyebarluaskan informasi identitas para pihak yang terlibat di dalam persidangan. PA Garut tak pernah mengeluarkan informasi terkait masyarakat yang menjalani sidang di PA Garut.

"Kami tidak diizinkan dan tidak dibenarkan untuk mengetahui nomor HP (handphone) para pihak," katanya.

PA Garut bergerak mendalami asal muasal pesan berantai tersebut. Dihyah akan segera melaporkan hal tersebut kepada pimpinannya.

"Tentu kami akan melaporkan dulu kepada pimpinan. Langkah selanjutnya, kalau nanti pimpinan harus melanjutkan ke hukum, ya mungkin kami akan menindaklanjuti," ujarnya.


Pesan berantai 'nomor WA janda' menjadi buah bibir masyarakat Garut belakangan ini. Puluhan 'nomor WA janda' tersebar melalui WA. Dalam pesan berantai itu, tertera perkataan yang menyebut bahwa nomor-nomor itu bersumber dari Humas Pengadilan Agama Garut.

Dihyah memastikan penyebar pesan tersebut bukan pihak PA Garut. "Tidak, sebaran itu tidak dari pengadilan. Apalagi atas nama humas. Tidak pernah saya," kata Dihyah.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed