DetikNews
Sabtu 23 Maret 2019, 14:26 WIB

Dear Maba, Ini Harga Kosan dan Apartemen di Kawasan Jatinangor

Wisma Putra - detikNews
Dear Maba, Ini Harga Kosan dan Apartemen di Kawasan Jatinangor Kampus Unpad di Jatinangor/Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung - Sejumlah perguruan tinggi negeri berada di kawasan Jatinangor, Sumedang. Di antaranya ITB dan Universitas Padjadjaran (Unpad). Ribuan mahasiswa diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019. Tak hanya warga Jawa Barat, banyak warga luar Jabar yang menuntut ilmu di dua universitas ini.

Untuk yang akan berkuliah di sejumlah kampus kawasan Jatinangor, Sumedang, penting bagi calon mahasiswa baru (maba), mengetahui harga pasaran kosan di sana. Berapa harga pasaran kosan paling murah dan paling dekat dengan kampus per tahunnya?

"Setahun Rp 5 juta, itu sudah murah. Fasilitasnya, ada kasur, lemari dan menja belajar," kata Aulia Suci (19) salah satu Mahasiswa Fisip semester 2 ditemui di Gerbang Lama Unpad Jatinangor, Sabtu (23/3/2019).

Menurutnya, ada kosan lebih murah, kisaran Rp 4 juta, namun jarak antara kosan dan kampus cukup jauh. Kalau naik angkot harus pakai ongkos lagi atau kalau pakai motor harus ada biaya tambahan buat beli bensin. Sedangkan ia ngekos di kawasan Desa Cibeusi.

"Kalau yang lebih murah, toiletnya di luar. Kosan saya, toiletnya di dalam, jarak kosan dan kampus hanya 1 kilo meter, bisa berjalan kaki," ungkapnya.

Selain jarak, fasilitas juga mempengaruhi harga sewa kos-kosan. Hal tersebut, dialami oleh salah satu mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Unpad Muhammad Sitqi (22). Ia mengatakan, menyewa kosan dengan harga Rp 6 juta di kawasan Desa Sayang.

Meski berjarak lebih jauh, tak seperti kosan yang disewa Aulia, tapi fasilitas kosan Sitqi lebih lengkap. "Jaraknya 2,5 km, ke kampus naik motor. Fasilitas kasur, karpet, toilet. Ada juga wifinya," ujar mahasiswa asal Sukabumi itu.

Dari sejumlah mahasiswa yang ditemui detikcom, harga rata-rata kosan di wilayah Jatinagor kisaran antara 4-8 juta per tahun. Harga sewa bisa lebih besar, tetgantung jarak, fasilitas, tempat parkir dan keamanan.

Selain kamar indekos, di kawasan Jatinangor juga banyak berdiri apartemen. Tak sedikit, mahasiswa yang memilih tinggal di apartemen dengan fasilitas lengkap, mewah dan tentunya harga sewanya lebih mahal.

Salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Unpas Arinda Shafira (19) mengatakan, ia tinggal di apartemen pribadi milik koleganya di Apartemen Eston Park Jatinangor. Mahasiswa asal Bekasi itu mengatakan, biasanya harga sewa apartemen per tahunnya mencapai Rp 20 juta.

"Kalau sewa, rata-rata harganya Rp 20 jutaan per tahunnya, itu baru tipe kamar studio, belum tau yang lainnya berapa," katanya via pesan singkat.

Ia menuturkan, apartemen itu milik pamannya. Ia memilih tinggal di apartemen karena tidak terikat oleh jam malam dan keamanannya terjamin.

"Saya tinggal di apartemen karena aksesnya lebih mudah, juga gak ada jam malam dan kalau pulang malam masih ada satpam jadi ngerasa aman tinggal di sana," tuturnya.

Menurutnya, tinggal di apartemen sudah difasilitasi kolam renang, ATM center, ada tempat makan, laundry, dan masjid. "(Di dalamnya) Saya tipe kamar yang besar, ada satu kamar tidur, ada kitchen set, ada ruang tengah juga," ujarnya.



(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed