DetikNews
Selasa 19 Maret 2019, 18:26 WIB

Terdakwa Murka Aniaya Haringga Gegara Gerobak Hancur

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Terdakwa Murka Aniaya Haringga Gegara Gerobak Hancur Sidang kasus pengeroyokan suporter Persija, Haringga Sirla. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Para terdakwa pengeroyok suporter Persija Jakarta mengakui perbuatan telah menganiaya korban Haringga Sirla. Di persidangan, mereka menceritakan ulahnya masing-masing. Salah satunya Budiman (41) yang ikut menyiksa lantaran gerobak bakso ayahnya hancur.

Budiman merupakan seorang pedagang bakso cuanki di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung. Saat pertandingan Persib Bandung versus Persija Jakarta, tahun lalu, dia berjualan di stadion itu bersama ayahnya yang sama-sama penjual bakso cuanki.


Dia menuturkan saat kejadian tersebut, dia dan ayahnya berjualan di tempat berbeda, namun masih di satu kawasan. Jarak antara tempat dagangnya dengan sang ayah masih terbilang dekat, sekitar 10 meter.

Sebelum pukul 13.00 WIB, menurut dia, suasana di Stadion GBLA masih normal. Dia pun masih meladeni para pembeli. Beberapa saat kemudian, ia tinggalkan sebentar tempatnya berjualan untuk membeli mi instan dan mencari air.

"Sewaktu mau kembali lagi ke tempat jualan, saya lihat banyak Bobotoh (suporter Persib) yang mengerumuni gerobak bapak saya. Lalu saya lari menuju gerobak bapak saya, ternyata ada orang yang dipukuli. Saya tidak tahu yang dipukuli ini siapa," kata Budiman saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (19/3/2019).

Budiman mengatakan saat itu gerobak ayahnya hancur akibat ulah oknum Bobotoh. Budiman sempat meminta berhenti memukul karena gerobak ayahnya semakin hancur.


Namun, permintaan Budiman diacuhkan oknum Bobotoh yang jumlahnya cukup banyak. Hingga akhirnya, dia mengambil sebuah besi dari atas gerobak ayahnya. Besi itu ia kibas-kibaskan untuk mengusir Bobotoh yang terus berusaha menganiaya Haringga.

"Bobotoh menjauh, tapi korban tetap di dekat gerobak saya. Sudah disuruh pergi tapi tetap diam terus. Saya kesal akhirnya saya pukul pundaknya tiga kali. Saya nggak tahu kalau dia ini The Jak, baru tahu pas sore mau pulang ke rumah," kata Budiman.

Cerita lainnya diungkapkan Aldiansyah (21). Pemuda asal Indramayu ini mengaku ikut memukul karena awalnya terpancing dengan teriakan 'maling'.

"Ada yang teriak 'maling,maling' saya mendekat lalu ikut pukul. Saya pukul lima kali ke pundak, tendang empat kali ke pundak dan lempar kepalanya pakai pecahan batako seukuran kepalan tangan," tuturnya.


Serupa dengan Dadang Supriatna (19) dan Goni Abdulrahman (20) yang ikut memukul karena terpancing kerumunan Bobotoh yang mengeroyok Haringga.

Dalam perkara ini ada 7 orang terdakwa yang diadili yakni Aditya Anggara (19), Goni Abdulrahman (20), Dadang Supriatna (19), Budiman (41), Cepi (20), Joko Susilo (32) dan Aldiansyah (21).
(dir/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed