DetikNews
Selasa 12 Maret 2019, 16:31 WIB

Prabowo Minta Pendukungnya Nginap di TPS Saat Hari Pencoblosan

Syahdan Alamsyah - detikNews
Prabowo Minta Pendukungnya Nginap di TPS Saat Hari Pencoblosan Foto: Syahdan Alamsyah
Cianjur - Capres Prabowo Subianto meminta pendukungnya untuk waspada dan bersama-sama menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayahnya masing-masing. Bahkan kalau perlu menginap di TPS.

Hal itu dikatakan Prabowo saat berpidato di depan massa pendukungnya di Gedung Assakinah, Kabupaten Cianjur, Selasa (12/3/2019).

Sebelumnya Prabowo sempat meminta pendukungnya untuk bekerja keras memenangkan Prabowo - Sandi di waktu yang tersisa jelang pencoblosan. Dalam perjalanan menuju lokasi pidato Prabowo juga mengaku salut dengan semangat pendukungnya yang mengacungkan tanda dua jari.

"Dalam perjalanan saya, kiri kanan sepanjang sekian kilo saya lihat Cianjur ini mungkin kalau 90 persen juga bisa. Sepanjang jalan saya hanyut melihat angka dua jari sepanjang jalan dari tadi, luar biasa," kata Prabowo disambut yel-yel massa.



Prabowo meminta pendukungnya untuk waspada karena menurutnya di Indonesia banyak yang aneh-aneh. Prabowo lalu menceritakan tentang permainan sepak bola dengan wasit yang tidak adil.

"Kalau kalian main bola, wasitnya tidak adil bagaimana perasaan kalian. Sudah wasitnya tidak adil hakim garisnya juga tidak adil, coba pakai akal sehat main bola saja rasanya sakit kalau hakimnya tidak adil. Jangan anggap rakyat Indonesia bodoh semua, jangan anggap rakyat Indonesia bisa ditipu terus menerus. Jadi kita harus kerja keras, kita harus kompak, kita harus waspada," bebernya.

Prabowo meminta pendukungnya untuk tidak sekedar semangat tapi juga meningkatkan kewaspadaan.

"Nanti saya minta di TPS masing-masing jaga sampai malam, kalau perlu sampai pagi. Bawa tikar, bawa plastik, bawa sarung bawa kanvas tungguin TPS itu sampai selesai kalau ada hantu-hantu yang datang kalau ada pemilih yang enggak jelas rakyat yang harus menjaga kedaulatan rakyat sendiri," ujar Prabowo disambut teriakan "Siap" dari pendukungnya



Ia meminta pengurus partai koalisi di tingkat DPC, DPD, dan ranting untuk memeriksa daftar pemilih di TPS. "Kalau tidak salah sudah ada di TPS, sudah ada di RT dan kelurahan tolong diperiksa. Kalau ada nama orang yang sudah mati laporkan segera, kalau ada pemilih yang usianya masih 6 tahun dilaporkan," ujarnya.

Dalam pidato yang berlangsung sekitar 1 jam itu Prabowo juga berterimakasih ke KPU yang dianggap sangat menerima saran dan koreksi dari pihaknya.

"KPU yang sekarang sangat menerima saran-saran dan koreksi dari kita, mereka sangat terbuka. Tampaknya kali ini KPU ini mau jadi hakim yang adil saudara sekalian. Tapi masih ada aparat-aparat tertentu mungkin yang belum liat arah angin, arus angin belum lihat kehendak rakyat Indonesia," ujarnya.



Waspada 'Pemilih Hantu', Prabowo Ajak Pendukung Tidur di TPS:

[Gambas:Video 20detik]



(sya/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed