DetikNews
Selasa 26 Februari 2019, 18:03 WIB

Bupati Kuningan yang Laknat Kades Tak Pro Jokowi Lolos Pidana Pemilu

Sudirman Wamad - detikNews
Bupati Kuningan yang Laknat Kades Tak Pro Jokowi Lolos Pidana Pemilu Foto: Sudirman Wamad
Kuningan - Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) yang terdiri dari Bawaslu, Polres dan Kejari Kuningan memutuskan pernyataan Bupati Kuningan Acep Purnama melaknat kepala desa yang tak pro Jokowi, tidak melanggar pidana pemilu.

"Berdasarkan hasil kajian, hasil rapat pleno Gakumdu memutuskan dugaan tindak pidana pemilu atas atas laporan Ade Sumiardi terkait video viral sambutan Acep Purnama tidak mengandung unsur tindak pidana pemilu," ujar Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kuningan Ondin Sutarman kepada awak media di ruang Gakumdu kantor Bawaslu Kuningan, Jabar, Selasa (26/2/2019).

Dengan demikian, lanjut Ondin, pihaknya memberhentikan penanganan dugaan tindak pidana pemilu, lantaran Acep tak terbukti melakukan pelanggaran pemilu dalam pasa 280 dan 283 UU nomor 7/2017 sesuai laporan Ade Sumiardi.



Ondin menjelaskan alasan Gakumdu memutuskan Acep tak terbukti melanggar UU nomor 7/2017. Pertama, acara deklarasi Tim Akar Rumput-Kabupaten Kuningan yang dihadiri Acep dalam video itu tidak termasuk kegiatan kampanye.

"Kegiatan deklarasi itu tidak memenuhi unsur dari pengertian kampanye dalam UU nomor 7/2017 tentang pemilu, yakni kegiatan peserta pemilu atau pihak lain yang ditunjuk peserta pemilu untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan atau citra diri peserta pemilu," tutur Ondin.

Alasan kedua, kegiatan itu tidak dihadiri secara langsung oleh pelapor dan saksi yang diajukan pelapor. Sehingga saksi yang diajukan tidak memenuhi ketentuan sebagai saksi, yaitu mendengar sendiri, melihat sendiri, dan mengalami sendiri peristiwa yang diduga tidak pidana.

Ketiga, lanjut Ondin, bukti-bukti yang dilaporkan pelapor yakni potongan video Acep saat memberi sambutan bukan hasil pengambilan secara langsung oleh pelapor, melainkan hasil unduhan pelapor dari media sosial.

"Kemudian, keterangan saksi ahli yakni Ketua KPU Kabupaten Kuningan bahwa kegiatan tersebut bukan kampanye," katanya.



Seperti diberitakan sebelumnya, viral video Bupati Kuningan Acep yang melaknat kepala desa yang tak pro Jokowi.

Potongan video Acep itu berdurasi kurang dari satu menit. "Jokowi nyawer ke desa-desa, sehingga desa bisa dibangun, kepala desa bisa diangkat harkat, martabat, dan derajatnya karena berhasil memimpin di desanya. Makanya sampaikan kepada kepala desa dan perangkat desanya, kalau ada yang tidak mendukung Jokowi berarti laknat," kata Acep dalam video itu.

"Saya sebagai bupati sama Pak Edo (Wakil Bupati Kuningan) akan puas apabila..," ucap Acep di akhir video yang terpotong itu.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed