detikNews
Selasa 26 Februari 2019, 11:44 WIB

Hilda Kabur Diduga karena 'Kawin Gantung', Bupati Tasik Prihatin

Deden Rahadian - detikNews
Hilda Kabur Diduga karena Kawin Gantung, Bupati Tasik Prihatin Foto: Istimewa
Tasikmalaya - Kasus Hilda Fauziah (18) yang melarikan diri dari rumah diduga karena dijodohkan membuat prihatin Bupati Tasikmalaya Ade sugianto. Bupati juga khawatir dengan keselamatan Hilda yang kini keberadaanya tidak diketahui.

"Kita prihatin sekaligus turut khawatir, tidak hanya orang tuanya saya juga khawatir. Makanya saya minta masyarakt aktif memberikan informasi benar jika melihat ananda Hilda", ujar Ade di sela-sela kunjungan kerja di Pondok Pesantren Sukamanah, (25/2/19).

Anak gadis pasangan suami istri Sahik dan Ailah, warga Cijambu, Cikawung, Pancatengah ini diduga kabur akibat perjodohan sejak kecil di antara kedua orangtua atau kawin gantung.



Bupati TasikmalayaBupati Tasikmalaya Foto: Deden Rahadian


Ade mengaku tradisi kawin gantung masih terjadi dan sulit dihilangkan di tengah-tengah masyarakat.

"Saya lihat kawin gantung ada riwayatnya, Siti Aisyah (istri Rasulullah-red) juga kawin gantung dulu, tapi bedanya tidak ada unsur paksaan," katanya.



Ade menjelaskan banyak anak gadis yang masih sekolah ditandai pria untuk jadi jodohnya. Keluarga pria sudah datang ke rumah orang tua perempuan untuk mengutarakan niatnya meminang anak gadis ini.

Kesepakatan kedua belah pihak terjalin baik antara orang tua maupun anak yang akan menjalani hubungan. Meskipun, pernikahan tidak dilangsungkan saat itu melainkan ketika anak gadis sudah menginjak usia dewasa atau lulus sekolah.

"Kawin gantung tidak bisa dilarang itu tradisi sebagian masyarakat kita, tetapi yang perlu di garis bawahi adalah negara hanya mengenal kawin saja, yang dicatat KUA," tandas Ade.


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com