DetikNews
Senin 18 Februari 2019, 12:51 WIB

Permintaan Maaf Bupati Kuningan Kutuk Kades yang Tak Dukung Jokowi

Sudirman Wamad - detikNews
Permintaan Maaf Bupati Kuningan Kutuk Kades yang Tak Dukung Jokowi Foto: Ardan Adhi Chandra
Kuningan - Video Bupati Kuningan Acep Purnama saat memberi sambutan pada acara deklarasi pasangan capres dan cawapres urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin menggemparkan dunia maya. Dalam sambutannya, Acep mengutuk kepala desa (kades) yang tak mendukung Jokowi.

Potongan video Acep itu berdurasi kurang dari satu menit. Dalam video itu Acep membicarakan tentang alokasi dana desa. "Jokowi nyawer ke desa-desa, sehingga desa bisa dibangun, kepala desa bisa diangkat harkat, martabat, dan derajatnya karena berhasil memimpin di desanya. Makanya sampaikan kepada kepala desa dan perangkat desanya, kalau ada yang tidak mendukung Jokowi berarti laknat," kata Acep dalam video itu.

"Saya sebagai bupati sama Pak Edo (Wakil Bupati Kuningan) akan puas apabila..," ucap Acep di akhir video yang terpotong itu.



Video itu diambil pada saat Acep menghadiri acara deklarasi Jokowi-Ma'ruf Amin yang dilakukan Tim Akar Rumput-Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pada Sabtu (16/2/2019) lalu. Usai video sambutannya itu viral, Acep langsung membuat permintaan maaf, khususnya kepada kades dan perangkat desa. Acep mengaku khilaf. Bahkan, Acep langsung menggelar pertemuan dengan Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kuningan pada Minggu (17/2/2019).

"Saya sudah bertatap muka dengan APDESI. Tidak ada satu pun niatan saya untuk menghujat, kata laknat itu spontanitas saya ucapkan dari alam bawah sadar. Saya tidak ada niatan," kata Acep dalam keterangan yang diterima detikcom.



Acep mengaku ucapannya itu tak memiliki niatan untuk mengerahkan kades dan perangkat desa mendukung Jokowi. "Hal tersebut semata-mata karena kekhilafan saya. Dan, saya tidak ada maksud untuk menyinggung para kades dan perangkatnya serta APDESI Kabupaten Kuningan," ucap politisi PDI Perjuangan itu.

Bawaslu Kuningan pun langsung bergerak menyediliki video tersebut. Komisioner Bawaslu Kuningan Abdul Jalil Hermawan membenarkan adanya acara deklarasi itu. Jalil mengaku Bawaslu menerima surat pemberatahuan tentang kegiatan tersebut. Namun, dalam surat itu tak tercantum peserta atau tamu undangan yang hadir.

"Iya itu benar Pak Acep Bupati Kuningan. Kejadiannya itu kemarin. Kita dapat aurat pemberitahuan acara deklarasi itu, tapi dalam suratnya itu tak dicantumkan siapa saja yang hadir," kata Jalil saat dihubungi detikcom.


Bawaslu mengaku tak bisa langsung memanggil Acep. Dalam aturannya, lanjut Jalil, Bawaslu akan melakukan bebeberapa tahapan untuk menindaklanjuti video tersebut.

"Ini (video) sifatnya informasi awal. Jadi, kita akan lakukan beberapa tahapan. Pertama kita akan buat laporan pengawasannya dulu, kemudian kita akan investigasi, dan rapat komisioner," ucap Jalil.



(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed