DetikNews
Jumat 15 Februari 2019, 17:47 WIB

Ridwan Kamil Pertimbangkan Posting Pencemar Sungai Citarum di Medsos

Mochamad Solehudin - detikNews
Ridwan Kamil Pertimbangkan Posting Pencemar Sungai Citarum di Medsos Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempertimbangkan sanksi sosial bagi pelaku pencemaran Sungai Citarum. Salah satunya memampang wajah pelaku pelanggaran di media sosial.

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil banyak masalah yang harus dilakukan agar penataan Sungai Citarum bisa maksimal. Mulai dari masalah pencemaran sampai penegakan hukum.

"Citarum ini multidimensi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penegakan hukum," katanya, di Hotel El Royal, Kota Bandung, Jumat (15/2/2019).

Menurutnya, untuk penegakan hukum perlu cara berbeda agar efek jera bagi pelaku pelanggaran bisa maksimal. Selain memberi hukuman sesuai perundangan, dia juga ingin pelaku pencemaran ini juga dijatuhi sanksi sosial.

"Karena pandangan saya (masyarakat) sekarang lebih takut dipermalukan ketimbang dihukum. Jadi harus ada metode penegakan hukum sosial punishment," ucapnya.



Dia menyontohkan, saat menjabat sebagai Wali Kota Bandung dia pernah menerapkan sanksi sosial kepada warga yang membuang sampah ke sungai. Wajah pelaku dipampang dalam sebuah spanduk dan cukup efektif.

"Orang buang sampah (sembarangan) di Kopo tertangkap. Terus bikin spanduk wajah ditempel. Setelah itu tidak ada lagi. Itu menunjukan orang (Indonesia) lebih takut dipermalukan (ketimbang menjalani hukuman)," ucapnya.

Dia juga mempertimbangkan untuk ikut memampang wajah pelaku pencemaran Citarum di akun instagram pribadinya. Emil mengaku akan mengkaji baik buruknya cara tersebut.

"Kita kaji dulu dampaknya, menurut saya patut dipertimbangkan," ujarnya.

Di Lokasi yang sama Kepala Kejati Jabar Raja Nafrijal menyatakan, sanksi sosial sangat bisa diterapkan. Karena dalam aturan mengumumkan pelaku pelanggaran merupakan bagian dari hukuman.

"Memang kalau di aturan mengumumkan terpidana itu bagian dari hukuman. Bisa itu. Mengumumkan kesalahannya bagian dari hukuman," ucapnya.

Dia juga menilai, sanksi sosial bisa menambah efek jera bagi pelaku. Sama seperti yang disebutkan Ridwan Kamil, saat ini masyarakat Indonesia lebih takut dipermalukan ketimbang menjalani hukuman.

"Bisa lah, orang kita kan banyak malu-malunya seperti yang dicontohkan Pak Gubernur tadi," ujarnya.


Saksikan juga video 'Kang Emil Dilaporkan ke Bawaslu, BPN: Kasihan Warga Jabar':

[Gambas:Video 20detik]


Ridwan Kamil Pertimbangkan Posting Pencemar Sungai Citarum di Medsos



(mso/mso)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed