DetikNews
Kamis 14 Februari 2019, 11:06 WIB

Kasus Mutilasi Di Malaysia

Potongan Tubuh Diduga Bos Tekstil Bandung Belum Semua Ditemukan

Wisma Putra - detikNews
Potongan Tubuh Diduga Bos Tekstil Bandung Belum Semua Ditemukan Foto: Wisma Putra
Kabupaten Bandung - Bos tekstil asal Kabupaten Bandung Ujang Nuryanto (37) dan teman wanitanya Ai Munawaroh (30) diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia. Hingga kini, potongan tubuh yang diduga mereka belum lengkap ditemukan.

Pengacara Nuryanto, Hermawan mengatakan jasad kedua korban ditemukan tidak utuh dan bagian tubuhnya berceceran.

"(Potongan tubuh) Belum ditemukan (semua), masih dalam pencarian sampai saat ini," ujarnya via telepon, Kamis (14/2/2019).

Dari informasi yang diperoleh, kata dia, bagian kaki dan satu tangan lagi belum ditemukan. Begitu juga bagian kepala. "Kepala masih dalam pencarian juga. (Dua-duanya) Ya," katanya.



Sejak diumumkan ke publik, bahwa ditemukan jasad korban mutilasi pada 26 Januari lalu oleh PDRM dan mayat itu diduga kliennya, Hermawan terus berkomunikasi dengan pihak Kedutaan Indonesia di Malaysia.

Menurutnya potongan tubuh itu ditemukan berceceran. "Pertama ditemukan pihak kepolisian di sana sekitar 20 meteran dari tubuh kedua korban itu, dengan tangan yang ditemukan dalam keresek tuh. Iya sekitar 20 meter," tambahnya.

Saat ditanya perkembangan tes sidik jari, Hermawan menyatakan hingga saat ini hasilnya belum keluar.



Sidik jari ini dilakukan di Puslabfor Polri, namun pihaknya tidak mengetahui kapan dilakukan sidik jari tersebut.

"Bisa hari ini, bisa kemarin, karena dari Senin sudah dikirim (sidik jari dari tangan yang ditemukan) dari kedutaan di Malaysia," ujarnya.

Nantinya itu dicocokkan dengan sidik jari Nuryanto dan Ai di dokumen yang ada di Indonesia.


Simak Video 20detik 'Niat Tagih Uang Rp 7 M ke Malaysia, Bos Tekstil Bandung Diduga Dimutilasi':

[Gambas:Video 20detik]

Potongan Tubuh Diduga Bos Tekstil Bandung Belum Semua Ditemukan

(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed