DetikNews
Rabu 13 Februari 2019, 20:37 WIB

Hobi Merpati di Pangandaran, Raih Prestasi hingga Membeli Mobil

Andi Nurroni - detikNews
Hobi Merpati di Pangandaran, Raih Prestasi hingga Membeli Mobil Gandrung merpati di Pangandaran. (Foto: Andi Nurroni/detikcom)
Pangandaran - Hobi memelihara burung merpati tengah digandrungi warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Jemi Firmansyah (30), salah satu pehobi merpati, menuturkan kisah inspiratifnya. Dia mengaku bisa membeli mobil hingga menggaji pegawai bermodal burung merpati.

Jemi saat ini memiliki 40 pasang atau 80 ekor merpati di kandangnya yang dibangun di samping rumahnya, Dusun Binangun, Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang. Selain kerap meraup rupiah dari lomba-lomba merpati, Jemi juga berternak.

Hasil ternak itu melahirkan merpati-merpati juara dari kandangnya. Burung-burung juara hasil penangkaran Jemi dijual mulai Rp 5 juta hingga Rp 35 juta. Pembelinya sebagian dari luar kota, seperti Bandung, Bogor, Depok hingga Banyumas.


Jutaan rupiah masuk sakunya setiap menjuarai turnamen ketangkasan merpati. Tak heran, Jemi mengaku bisa membeli mobilnya sendiri dari hobinya itu. Bukan hanya itu, ia pun kini mempekerjakan tiga orang karyawan yang fokus mengelola kandang merpatinya.

Buat banyak orang, termasuk saya, hobi merpati itu seumur hidup.Jemi Firmansyah
Jemi baru dua tahun terakhir menekuni hobi merpati. Ia mengingat tonggak penting dalam perjalanan hobinya ialah saat membeli sepasang merpati seharga Rp 25 juta.

"Dari merpati juara yang saya beli itu, saya sering menang. Uangnya (hadiah juara) saya putarkan lagi, sampai sekarang bisa berternak juga," ujar alumni jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat sebuah perguruan tinggi swasta ini, Rabu (13/2/2019).

Hobi Merpati di Pangandaran, Bisa Beli Mobil hingga Gaji PegawaiJemi Firmansyah (kanan) memperlihatkan merpati peliharaannya. (Foto: Andi Nurroni/detikcom)
Dia mengaku sudah memiliki ketertarikan terhadap merpati sejak kecil. Namun, hobi itu lama tidak Jemi geluti setelah kuliah dan sibuk kerja. Setelah belakangan sering menjuarai turnamen dan membibitkan merpati-merpati juara, Jemi merasa hobi tersebut ialah bakat dan panggilan jiwa.

"Buat banyak orang, termasuk saya, hobi merpati itu seumur hidup. Mereka yang kecilnya suka merpati, pasti sampai dewasa," kata Jemi yang sehari-hari bekerja sebagai MC panggung hiburan ini.


Hari ini, Jemi boleh berbangga menjadi salah satu pemain penting dalam komunitas pehobi merpati di Kabupaten Pangandaran. Merpati-merpatinya bahkan menjuarai turnamen-turnamen kelas nasional.

Hobi Merpati di Pangandaran, Bisa Beli Mobil hingga Gaji PegawaiJemi Firmansyah baru dua tahun menggeluti hobi merpati. (Foto: Andi Nurroni/detikcom)
Seperti hobi yang lain, kata Jemi, ada juga suka-duka yang dirasakan dalam menggeluti hobi tersebut. Salah satunya kehilangan merpati kesayangan akibat mati karena sakit atau kecelakaan saat bertanding.

"Ada burung saya, namanya Arseto, sudah ada yang tawar Rp 40 juta, sakit terus mati. Saya sempat panggil dokter hewan. Sedih banget, soalnya sudah kayak keluarga sendiri," tutur Jemi.

Duka lainnya, pernah dia rasakan selagi awal menekuni hobi ini. Sebagian orang, termasuk keluarganya, menganggap hobinya tidak berfaedah, terlebih sering mengganggu pekerjaan utama.

"Tapi sekarang mereka yakin. Keluarga bahkan bantuin juga ngerawat burung-burungnya," ucap Jemi menegaskan.

Melihat tren positif popularitas hobi merpati, Jemi semakin yakin dengan hobi yang digeluti. Dia berharap suatu hari hobi ini tidak lagi dipandang sebelah mata.

"Ya alhamdulillah, bisa membeli roda empat. Karyawan tiga, gajinya adalah. Enggak enak bilangnya," kata Jemi.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed