detikNews
Selasa 27 November 2018, 18:02 WIB

Temui Korban Banjir Astanaanyar, Oded Janjikan Solusi

Tri Ispranoto - detikNews
Temui Korban Banjir Astanaanyar, Oded Janjikan Solusi Wali Kota Bandung Oded M Danial menemui warga Astanaanyar. (Foto: dok.Humas Pemkot Bandung)
Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial menemui warga korban banjir di Jalan Astanaanyar, Gang Tresnaasih RW 7, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Selasa (27/11/2018). Kepada warga, Oded memastikan Pemkot Bandung terus mencari solusi terbaik untuk mengatasi banjir khususnya di wilayah tersebut.

Oded berencana ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Raykat (PUPR) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mencari solusi. "Urusan sungai itu masalahnya tidak hanya parsial. Tidak hanya kota atau kabupaten terdampak, harus dengan Pemprov dan Pusat," ujar Oded usai meninjau lokasi seperti dikutip dalam rilisnya.


Oded mengaku banyak mendapat aspirasi dari warga setelah melakukan tinjauan langsung ke lokasi. Salah satunya ialah banjir besar terjadi semenjak pemerintah membangun tol air di aliran Sungai Citepus, Jalan Pagarsih, yang letaknya dekat dengan warga.

Terkait hal itu, Oded berjanji akan mencari solusi terbaik dengan melakukan sejumlah evaluasi dan kajian menyeluruh mengenai banjir di Kota Bandung.

"Mang Oded punya itikad ke depan solusi banjir akan cari formulasi seperti apa pilihan yang tepat. Dulu basement air (tol air) itu bagian dari solusi. Kalaupun ada aspirasi harus dikaji dulu," tuturnya.

Salah satu solusi yang segera teralisasi adalah kolam retensi Sirnaraga yang dibangun sebagai rem air di Sungai Citepus. Ia berharap mulai awal Desember kolam tersebut bisa digunakan.

"Kalau sudah efektif semoga jadi bagian dari solusi. Kepada masyarakat, saya imbau agar pola komunikasi koordinasi harus bagus," kata Oded.


Kadis Pekerjaan Umum Kota Bandung Arif Prasetya mengatakan ada beberapa hal yang menyebabkan banjir. Mulai dari tingginya debit air, penyempitan, pendangkalan sungai hingga kondisi sumber air.

"Ini yang perlu dibicarakan dengan daerah lain di Bandung Raya. Harus duduk bersama bagaimana penanganannya," ucapnya.

Sementara soal tol air, Arif menegaskan hal itu sudah efektif sesuai dengan fungsinya. Hanya saja pada Senin kemarin debit air sangat besar lantaran hujan turun terus menerus dari pagi hingga sore hari.

"Kami pun sedang memikirkan solusi untuk membagi aliran Sungai Citepus. Selain ke kolam retensi Sirnaraga, kami usahakan dibagi ke arah sungai di Ciroyom," ujar Arif.
(tro/bbn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com