Bawaslu Jabar Temukan ASN di Sukabumi Tidak Netral di Pemilu 2019

Deden Rahadian - detikNews
Rabu, 21 Nov 2018 13:29 WIB
Foto: Wisma Putra
Tasikmalaya - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) Jawa Barat menemukan aparatur sipil negara (ASN ) yang tidak netral memasuki tahapan kampanye pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden 2019. Selain mendukung, ASN yang diketahui di Sukabumi itu juga menggiring orang lain untuk memilih salah satu calon anggota legislatif.

"Masa kampanye ini sudah mulai ada temuan ASN tidak netral. Di Sukabumi, ada ASN dukung dan giring yang lain pilih anggota legislatif," ujar Abdullah, Ketua Bawaslu Jabar di sela-sela Sosialisasi Pengawasan Pemilu untuk ASN di Hotel Grand Metro, Tasikmalaya, (21/11/18).

Padahal, kata dia, dalam UU No 5 Tahun 2014, jelas disebutkan ASN dilarang berpolitik. Pasal 2 huruf f menyatakan ASN harus netral serta tidak berpihak pada kepentingan siapapun dalam hal ini peserta pemilu.

"Jelas dalam undang undang ASN harus netral setiap kontestasi pemilihan umum dan ini penting diketahui," tandas Abdullah

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Djuanda mengaku menemukan 11 ASN yang tidak netral selama pemilu gubernur beberapa waktu lalu. Seluruhnya, sudah mendapat sanksi dari instansi tempatnya bekerja.

"Mereka aktif kampanyekan cagub dan cawagub Jabar melalui medsos, itu orang semua sudah proses dan sanksi turun," ujar Dodi.

Lebih lanjut Abdullah mengingatkan, meski mendagri memperbolehkan kepala daerah kampanye, namun harus cuti dan meninggalkan jabatanya sementara. (ern/ern)