DetikNews
Rabu 21 November 2018, 12:03 WIB

2 Muncikari Prostitusi Online di Sukabumi Dijerat UU ITE dan Anak

Syahdan Alamsyah - detikNews
2 Muncikari Prostitusi Online di Sukabumi Dijerat UU ITE dan Anak Dua muncikari (pakai baju orange) 'Sukabumi Asyik'/Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Dua muncikari prostitusi online "Sukabumi Asyik" masing-masing berinisial WS alias Papih dan USJ alias Jay dijerat pasal berlapis. Selain soal UU ITE, mereka juga dikenakan undang-undang perlindungan anak.

Pasal yang menjerat kedua pelaku antara lain, pasal 4 ayat (1) junto pasal 29 dan/atau pasal 4 ayat (2) junto pasal 30 UU RI No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 27 ayat (1) Jo. Pasal 45 ayat (1) UU RI No. 19 tahun 2016 ttg Perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE dan/atau pasal 296 KUHP dan/atau pasal 506 KUHP lalu UU RI No 23 tahun 2012 tentang perlindungan anak.

"Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, pasal perlindungan anak baru diketahui setelah ada dua saksi korban yang mengaku baru berusia 17 tahun," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo kepada detikcom di Mapolresta Sukabumi, Rabu (21/11/2018).



Meskipun pelaku papih mengaku sebagai pembuat akun twitter "Sukabumi Asyik", polisi tetap melakukan pengembangan termasuk menyelidiki kemungkinan adanya keterkaitan dengan kasus prostitusi online di kota lainnya.

"Yang namanya dunia maya atau cyber space tidak terbatas waktu dan tempat, kecurigaan kita bisa saja pelaku mempunyai jaringan dengan prostitusi online di kota lain. Ini yang masih kita selidiki," tambah Susatyo.



Susatyo juga menjelaskan, akun twitter Escort 0266 ke 2 "Sukabumi Asyik" baru dibuat pelaku selama dua bulan. Sebelumnya akun pertama sudah diblokir terlebih dahulu oleh pihak twitter.

"Akun pertama Escort 0266 diblokir, kemudian pelaku papih membuat lagi dengan nama tersebut hanya ditambahi tulisan ke dua. Setelah dibuat, pelaku menyerahkan pengurusan admin ke pelaku Jay. Meskipun begitu si papih ini juga sempat tiga kali memposting foto-foto vulgar pada PSK di akun tersebut dan menjajakan mereka," tandasnya.


Simak Juga 'Penghasilan Fantastis Bisnis Mucikari Online':

[Gambas:Video 20detik]





(sya/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed