DetikNews
Senin 19 November 2018, 14:56 WIB

Begini Ulah Papih Jajakan PSK 'Sukabumi Asyik'

Syahdan Alamsyah - detikNews
Begini Ulah Papih Jajakan PSK Sukabumi Asyik Ilustrasi prostitusi online. (Foto: Andhika Akbarsyah)
Sukabumi - Polisi membongkar prostitusi online melibatkan perempuan pekerja seks komersial (PSK) melalui akun media 'Sukabumi Asyik. Diduga ada belasan PSK yang dijajakan muncikari via media sosial (medsos) Twitter kepada pria hidung belang.

Sejumlah fakta terungkap soal ulah WS alias Papih (42) yang dibantu rekannya, USJ alias Jay (40), melakoni bisnis tersebut. Papih mengatur pertemuan dan transaksi tunai antara pria hidung belang dengan perempuan PSK. Proses transaksi mayoritas menggunakan sistem cash on delivery (COD) atau ketemu bayar.


Tarif sekali transaksi layanan seks singkat itu mulai Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu. Berdasarkan keterangan sejumlah PSK yang berstatus saksi, uang itu dipotong Rp 50 ribu untuk biaya sewa kosan milik WS alias Papih.

"Ada dua pelaku yang kita tetapkan sebagai tersangka, berinisial WS alias Papih dan USJ alias Jay. Dari keterangan Papih dia juga menggunakan kamar kosan yang disewanya untuk tamu sebesar 50 ribu rupiah sekali main," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo di Mapolres Sukabumi Kota, Jawa Barat, Senin (19/11/2018).

Begini Ulah Papih Jajakan PSK 'Sukabumi Asyik'Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo sat ekspose kasus prostitusi online. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Papih berperan muncikari sekaligus pembuat akun prostitusi online tersebut. Dia menyewa indekos untuk mempertemukan PSK dan konsumen. Dua indekos tersebut berada di kawasan Warudoyong, Kota Sukabumi. Papih sengaja memanfaatkan kamarnya itu untuk sewa harian

"Ada 30 postingan di akun yang diduga baru dibuat oleh para pelaku. Mereka memajang para PSK. Setelah para pelanggan memilih, komunikasi berlanjut melalui layanan chating mulai dari menentukan tarif sampai lokasi pertemuan," tutur Susatyo didampingi Kasatreskrim AKP Budi Nuryanto.

Tim Cyber Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi Kota membongkar praktik prostitusi online melalui aplikasi Twitter. Dua pria muncikari, WS alias Papih (42) dan USJ alias Jay (40), ditangkap bersama 10 perempuan yang diduga dijajakan menjadi PSK tergabung 'Sukabumi Asyik'.

Muncikari tersebut menjaring pria hidung belang di dunia maya. Dari timeline akunnya, terlihat komunikasi aktif antara admin dengan akun lain yang diduga pelanggannya.
(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed