DetikNews
Sabtu 17 November 2018, 17:51 WIB

Jadi Tersangka Pencabulan, Oknum Guru Sukabumi Akui Khilaf

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jadi Tersangka Pencabulan, Oknum Guru Sukabumi Akui Khilaf Guru SD di Sukabumi jadi tersangka pencabulan (Foto: Syahdan Alamsyah)
Sukabumi - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi Kota akhirnya menetapkan UN (55) oknum guru di salah satu SD di Kecamatan Kebonpedes sebagai tersangka.

Pelaku yang berstatus PNS ini dijerat pasal pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Kepada polisi, UN mengakui semua perbuatannya dan mengungkap aksinya itu merupakan bentuk kasih sayang kepada anak didiknya.

"Yang bersangkutan tadi malam kita periksa, setelah itu kita tetapkan sebagai tersangka. Pelaku mengakui semua perbuatannya dan dia menilai aksi itu sebagai bentuk kasih sayang kepada murid. Selain itu dia juga mengaku khilaf," kata Kasatreskrim, AKP Budi Nuryanto, Sabtu (17/11/2018).

Menurut Budi, pelaku tidak sekedar mencium tapi juga memasukan lidahnya ke mulut siswinya. Menurut Budi meskipun pelaku tidak mengakui perbuatannya, keterangan korban dan saksi-saksi sudah cukup menjadi dasar polisi menetapkan UN sebagai tersangka.


"Aksi itu disaksikan teman korban, untuk lokasi berbeda-beda dan terjadi di lingkungan sekolah. Jumlah korban dari asalnya hanya 5 bertambah menjadi 8 orang, kasusnya masih kita dalami dan kembangkan lagi, untuk pelaku sudah kita tahan," jelas Budi.

Sebelumnya UN dilaporkan sejumlah orang tua murid karena telah mencium putri mereka. "Anak saya mengaku dicium di bagian bibir oleh oknum guru tersebut, kejadiannya di dalam ruang kelas," kata orang tua korban itu di Mapolres Sukabumi Kota, Jawa Barat, Kamis (15/11/2018).

Pihak sekolah sendiri sempat melakukan pembelaan dan menyebut aksi itu sebagai reward kepada siswa di bidang mata pelajaran yang diajarkan UN. Setelah mendapat aduan, UN hanya mendapat sanksi mutasi ke sekolah lain dan masih di wilayah yang sama.

"Kalau menurut pandangan saya, itu mungkin memberikan reward ketika ada anak yang berprestasi dalam olahraga ada pelukan, itu aja sih. Kalau sampai (disebut) cabul, berlebihan menurut saya," ucap M Ahyar salah seorang guru di sekolah tempat UN mengajar.



Tonton video 'Bu Nuril Divonis 6 Bulan karena Rekam Obrolan Mesum Kepsek':

[Gambas:Video 20detik]

Jadi Tersangka Pencabulan, Oknum Guru Sukabumi Akui Khilaf

(sya/mud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed