detikNews
Rabu 07 November 2018, 19:37 WIB

Ragam Ganjalan PKL Cicadas Bandung Hadapi Penataan

Tri Ispranoto - detikNews
Ragam Ganjalan PKL Cicadas Bandung Hadapi Penataan Suasana PKL Cicadas Bandung. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Cicadas menyambut baik penataan oleh Pemkot Bandung sebagai langkah jangka pendek sebelum direlokasi. Namun masih ada ragam ganjalan bagi para pedagang menghadapi proses penataan.


Ketua Forum PKL Cicadas Suhermawan mengatakan saat ini para pedagang menyambut positif mengenai rencana penataan tersebut. Hanya saja di antara pedagang masih perlu sosialisasi lantaran muncul pro dan kontra.

"Sebagian yang tidak menaruh barang di lokasi, setuju. Tapi yang menaruh barang di lokasi masih harus didiskusikan," ujar pria yang karib disapa Kang Herman itu kepada detikcom via sambungan telepon, Rabu (7/11/2018).

Ragam Ganjalan PKL Cicadas Bandung Hadapi PenataanSuasana PKL Cicadas Bandung. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Menurut Herman, sejak pertama kali ditata pada 2002 silam, banyak pedagang yang menyimpan barang di lapak berjualan. Mereka membuat tempat penyimpanan berbentuk lemari atau kursi yang bisa dikunci.

Selain itu, sebelumnya pedagang biasa menyimpan roda dagangan di Gang Masjid. Lama kelamaan, roda tersebut dipermanenkan dengan cara menyimpannya di atas trotoar atau tempat mereka berdagang.

"Jadi ketika ada kebijakan baru pasti ada gejolak. Salah satunya yang harus dipikirkan bagaimana menyimpan barang, gudangnya atau rodanya," kata Herman.


Bukan hanya itu, kebijakan Pemkot Bandung yang meminta libur satu hari dalam seminggu juga masih dipertimbangkan para pedagang. Sebab, pemerintah akan menggunakan tenda dengan sistem bongkar pasang.

"Artinya selama enam hari tenda itu kita pasang, dan satu hari dibongkar. Itu juga perlu kita pikirkan. Tapi yang paling berat itu kebiasaan mengubah tempat menyimpan barang atau roda di mana," ujar Herman.

Desain penataan PKL Cicadas BandungDesain penataan PKL Cicadas Bandung. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Sekadar diketahui, dalam konsep penataan nanti pemerintah akan membuat tempat berjualan berbentuk 'U' dengan panjang 1,5 meter. Tempat berjualan tersebut dibagi tiga pedagang dengan mengisi sisi kiri, kanan dan belakang.

Para pedagang tidak bisa lagi menyimpan stok barang dagangannya seperti saat ini. Sebab tempat berjualan nantinya sangat terbatas sehingga hanya bisa digunakan sebagai display dagangan.
(tro/bbn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com