Takut Dimassa, Guru Penyundut Siswa Nginap di Mapolres Garut

Takut Dimassa, Guru Penyundut Siswa Nginap di Mapolres Garut

Hakim Ghani - detikNews
Kamis, 01 Nov 2018 15:08 WIB
Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Garut - DS (58), seorang guru SD di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dipolisikan lantaran diduga menganiaya sejumlah muridnya dengan cara menyundut rokok. Hingga saat ini ia masih diperiksa. Polisi menyebut DS enggan pulang ke rumah dan memilih menginap di Mapolres Garut.

"Dipaksa pulang enggak mau dia, maunya di sini (Polres Garut)," ujar Kapolres AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Jawa Barat, Kamis (1/11/2018).


Budi menyebut DS enggan pulang lantaran takut menjadi sasaran amuk para orang tua siswa yang diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukannya. Sudah sepekan lebih atau sejak Senin (24/10), DS diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut lantaran dilaporkan telah menganiaya sejumlah muridnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada dua orang korban berdasarkan catatan polisi. Hingga kini statusnya masih terperiksa. Polisi kesulitan lantaran keterangan DS berbelit-belit. "Hari ini dia bilang mukul, besok diperiksa lagi tidak. Sekarang statusnya masih terperiksa, belum ditahan," ujar Budi.

Dugaan penganiayaan dilakukan DS saat kegiatan belajar mengajar di salah satu SD, Kecamatan Bayongbong, Garut, Senin (24/10). DS diduga menganiaya sejumlah muridnya dengan cara menyundut rokok ke bagian wajah lantaran sang anak tak bisa mengerjakan tugas.


Eneng Muslimah (29), salah satu orang tua siswa yang diduga menjadi korban mengaku telah memaafkan aksi sang guru. Namun ia minta DS untuk dibebastugaskan.

"Enggak usah dipenjarakan, sudah tua juga. Kami minta supaya dia enggak mengajar lagi aja di sekolah," ujar Eneng kepada wartawan di tempat yang sama, hari ini. (bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads