DetikNews
Jumat 12 Oktober 2018, 12:10 WIB

Detik-detik Ibu dan 2 Anaknya Tewas Terjebak Kebakaran di Cimahi

Rachmadi Rasyad - detikNews
Detik-detik Ibu dan 2 Anaknya Tewas Terjebak Kebakaran di Cimahi Rumah terbakar yang menewaskan ibu dan dua anaknya. (Foto: Rachmadi Rasyad/detikcom)
Cimahi - Kebakaran di Kota Cimahi menghanguskan sebuah rumah dan menewaskan sekeluarga terdiri ibu dan dua anaknya. Korban bernama Nur Hayati (31), Hana Khoirunisa (3), dan Alma Khusnul Khotimah (10). Ketiganya tak dapat menyelamatkan diri lantaran terjebak kobaran api.

Penyebab kebakaran diduga karena lilin dibiarkan menyala ketika mati listrik lalu terjatuh atau habis dan membakar barang yang mudah terbakar. Rumah itu lokasinya di Jalan Cihanjuang RT 2 RW 18, Kampung Babut, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat.

Pantuan detikcom di lokasi, Jumat (12/10/2018), letak rumah berada di tengah padatnya permukiman warga. Tetangga korban, Wawan (43), menuturkan insiden kebakaran itu terjadi pada Kamis (11/10) malam.

Dia bersama sejumlah warga setempat fokus memadamkan api di sekeliling rumah agar tidak merembet. Para warga mengira sudah tidak ada lagi orang di dalam rumah tersebut.


Namun, sambung dia, dugaan warga meleset. Ternyata ketiga korban itu masih ada di dalam kamar yang terkunci. Korban terjebak.

"Informasi pertama kan keluarga sudah ke luar semua. Ternyata keluarganya masih di dalam terkunci pintunya. Jadi kita fokus memadamkan api ke samping rumah. Kalau api merambat ke sini, habis kita," tutur Wawan.

Detik-detik Ibu dan 2 Anakya Tewas Terjebak Kebakaran di CimahiRumah terbakar yang menewaskan ibu dan dua anaknya. (Foto: Rachmadi Rasyad/detikcom)
Kalau saja warga menyadari korban masih berada di dalam, Wawan melanjutkan, para warga pasti bertindak memberikan pertolongan. "Itu kan tembok pinggir rumah yang mengarah ke kamar bisa kita jebol," kata Wawan.

Wawan menyebut saat kebakaran itu warga panik. Dia sama sekali tidak mendengar suara permintaan tolong dari dalam rumah yang terbakar. Wawan melihat api berkobar besar dan asap tebal hitam membumbung.

"Kita semua panik. Tidak terdengar suara. Kita masuk menyelamatkan barang juga sudah tidak kuat dengan asap," ucapnya.


Petugas pemadam, sambung Wawan, memadamkan api sekitar pukul 22.00 WIB. Selain korban, menurut dia, di dalam rumah itu ada kakak ipar korban bersama keluarganya. Mereka berhasil selamat.

"Ini di sini ditempati dua kepala keluarga. Satu kepala keluarga selamat. Mereka tidak sempat menyelamatkan korban karena keburu panik," ujar Wawan sambil menambahkan sosok Nur Hayati dikenal sebagai pribadi yang baik dan aktif bersosialisasi dengan warga setempat.

Ketua RW 18 Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara Hamdani menjelaskan warga setempat mulanya mengira penghuni rumah sudah menyelamatkan diri.

"Kejadiannya itu sekitar jam sembilan malam. Warga teriak ada kebakaran. Warga mengira penghuni sudah keluar semuanya," katanya.

"Itu kejadiannya sangat cepat sekali. Api begitu besar dan air di sekitar lokasi kejadian sedikit atau terbatas," ucap Hamdani menambahkan.


Saksikan juga video 'Ayah dan Anak Tewas Dalam Kebakaran Ruko di Makassar':

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed