Pasalnya, pria yang akrab disapa Emil mengungkapkan kondisi kehidupan masyarakat di Kampung Muara Gembong sangat memprihatinkan. Warganya hidup di bawah garis kemiskinan, infrastruktur jalan tidak memadai dan kesulitan lainnya.
"Saya menitipkan ini mungkin tolong ditulis ya, saya menitipkan sebuah desa peradaban yang namanya Muara Gembong. Muara Gembong ini hancur, warganya enggak bisa jadi nelayan karena abrasi, satu kampung pernah hilang. Jalan ke sananya hancur, orangnya miskin dan sebagainya," kata Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Selasa (9/10/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta dikeroyok dalam waktu dekat satu tahun untuk PU (pekerjaan umum) ngurus jalan, kemudian abrasinya diselesaikan oleh Dinas Kelautan, mangrovenya oleh kehutanan, jalur air jadi pariwisata, Kredit Mesra untuk membangktikan ekonomi, rutilahu diberesin semua sehingga nanti wartawan bisa lihat before afternya," ucapnya.
Berbagai rencana pembangunan itu, Emil mengatakan, akan dimulai tahun depan. Dia ingin menjadikan Kampung Muara Gembong lebih maju dari kondisi saat ini.
"Dimulai tahun depan, menjadi desa yang beradab. Sekarang mah kalau anda ke sana enggak kaya zaman modern, kaya zaman pra kemerdekaan. Bukan hanya kumuh, hancur, tapi mereka bertahan di sana. Semoga bisa selesai dalam dua tahun," ujar Emil.
Saksikan juga video 'Solusi Ridwan Kamil Antisipasi Mobil Masuk Jurang':
(mso/mud)











































