Ridwan Kamil Sulap Bantaran Citarum Jadi Ruang Publik

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 26 Sep 2018 13:23 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menggunakan perahu mesin untuk melihat langsung kondisi Sungai Citarum. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Kabupaten Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil turun langsung melihat kondisi Sungai Citarum untuk membenahi aneka permasalahan. Pria yang karib disapa Emil ini mengitari aliran sungai terbesar di Jabar yang berada di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, menggunakan satu perahu mesin.


Pantauan detikcom, Rabu (26/9/2019), Emil naik perahu bersama Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Besar Hartarto Karyawan dan Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto. Usai mengamati di lokasi, Emil menegaskan permasalahan Citarum harus segera dibereskan.

Guna menyelesaikan permasalahan Citarum, menurut Emil, dibutuhkan kombinasi kepemimpinan dan sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah. "Saya sangat optimistis akan melahirkan perubahan. Selama kemarau kita akan maksimalkan pengerukan. Pengerukan itu belum maksimal karena jumlah alatnya masih sedikit, besok lusa akan kami upayakan sesuai kebutuhan TNI," tutur Emil.

Selain itu, Emil siap menyulap bantaran Sungai Citarum yang berada di Sektor 6 atau tepatnya di Bojongsoang menjadi ruang publik seperti Teras Cikapundung. "Ini daerahnya sangat memungkinkan menjadi tempat budaya lingkungan dan ruang publik masyarakat. Kerja sama dimulai bersama seniman Tisna Sanjaya, mudah-mudahan dalam hitungan bulan dari tempat seperti ini menjadi luar biasa. Itu komitmennya," kata Emil.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil meninjau kondisi Sungai Citarum di kawasan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikcom).
Pembenahan itu siap dilakoni Emil dan pihak lainnya mulai hulu Citarum di Situ Cisanti, Kertasari , Kabupaten Bandung, hingga Muara Gembong, Kabupaten Karawang. "Dari hulu sampai hilir akan terus kita perbaiki. Penegakan hukum akan terus dilaksanakan, jangan sampai ada yang membuang limbah," ucapnya.

"Kemarin saya lihat dari TNI memberi sanksi sosial, satu pabrik direksi sampai karyawannya disuruh membersihkan sampah yang mereka buang. Termasuk saya juga akan mengundang pengusaha, tentang wacana pemindahan (pabrik) dalam jangka panjang. Kuncinya kepemimpinan yang menyatukan sinergi ini," tutur Emil menambahkan.


Dia yakin aliran Sungai Citarum dapat bersih dan dibanggakan masyarakat. Asalkan seluruh pihak bertekad bersama-sama menjadikan Citarum indah.

"Saya optimis, Citarum yang dulunya terkotor se-dunia, menjadi salah satu tempat terindah. Strateginya, kunci dari kepemimpinan. Kepemimpinan yang rajin rapat, mengontak, mengolaborasikan dan jangan sektoral lagi, akan banyak rapat mingguan Citarum. Jawaban dari semua itu adalah kepemimpinan," ucap Emil.

Ridwan Kamil Sulap Bantaran Citarum Jadi Ruang PublikKelak bantaran Sungai Citarum menjadi ruang publik. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Pemerintah akan menerjunkan perahu pengeruk sampah di Citarum. Namun, sambung Emil, perahunya masih proses pembuatan di PT Pindad.

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Besar Hartarto Karyawan mengatakan ribuan prajurit TNI diterjunkan untuk mengembalikan kondisi lingkungan di Citarum. "Sampai dengan saat ini kami turunkan 1.700 personil. Fokus pada tiga sektor dari 22 sektor. Insyaalah tahun 2019 pemerintah pusat mendukung 22 sektor itu," ujarnya.

(bbn/bbn)