DetikNews
Rabu 19 September 2018, 09:32 WIB

Akhir Insiden Sopir Avanza vs Pengendara Moge di Bandung

Mukhlis Dinillah - detikNews
Akhir Insiden Sopir Avanza vs Pengendara Moge di Bandung Foto: Muklis Dinillah
Bandung - Insiden penganiayaan terhadap pengemudi mobil Avanza yang dilakukan pengendara motor gede (moge) di Bandung berakhir damai. Kedua belah pihak saling memaafkan atas peristiwa yang terjadi.

Peristiwa ini bermula mobil Avanza yang dikemudikan Fajar nopol B 1952 KVK melaju dari arah Braga menuju jalan Lembong Minggu (16/9/2018) dini hari. Seharusnya Fajar lurus menuju jalan Lembong.

Namun Fajar yang merupakan pendatang dari Jakarta tersebut malah belok kiri melawan arah ke jalan Merdeka ketika berada di pertigaan Hotel El Royal. Tabrakan dengan kendaraan lain tak terhindarkan.

"Di saat bersamaan ada pengendara moge dari arah Merdeka. Sehingga tabrakan tidak terhindarkan. Kondisi jalan sepi saat itu," kata kata Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza kepada detikcom.



Ternyata pengemudi moge tersebut El Presidente Bikers Brotherhood 1% MC (BBMC) Indonesia Pegy Diar. Pegy sempat berdebat dengan Fajar sebelum akhirnya kesal dan menganiaya pengendara mobil tersebut.

"Dia enggak ngerasa salah awalnya, karena kesal lalu saya reflek mukul. Tidak berlangsung lama. Saya sudah minta maaf juga," ungkap Pegy saat ditemui di markas Brotherhood di Jalan Veteran, Kota Bandung.

Fajar juga mengakui kesalahannya karena terlalu mengandalkan aplikasi penunjuk jalan ketika mengemudikan mobil di Bandung. Ia juga menyadari penganiayaan yang dialaminya karena terpancing emosi.

"Saya mengakui emang awalnya merasa tidak salah, soalnya waze ngarahinnya ke kiri bukan lurus," tutur Fajar.

Mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta tersebut memaafkan tindakan Pegy tersebut dan tidak akan menuntut.

"Setelah dijelaskan (Pegy) saya akhirnya ngerti dan saya salah. Saya sudah memaafkan dan tidak menuntut apa-apa. Alhamdulillahnya juga kang Pegy gak terluka," tutur dia.



Sejatinya peristiwa kecelakaan hingga berujung penganiayaan ini sudah berakhir damai beberapa jam setelahnya di Polrestabes Bandung. Kedua belah pihak saling memaafkan karena punya kesalahan masing-masing.

Meski sudah berdamai, insiden penganiayaan ini menjadi perbincangan publik. Apalagi setelah video penganiayaan tersebut tersebar di jagad dunia maya.

Tonton video 'Insiden Pemukulan di Bandung, Pemobil dan Pengendara Moge Berdamai.'

[Gambas:Video 20detik]


(mud/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed