DetikNews
Kamis 16 Agustus 2018, 11:47 WIB

Evie Effendi Diperiksa Polisi soal Nabi Muhammad 'Sesat'

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Evie Effendi Diperiksa Polisi soal Nabi Muhammad Sesat Ustaz Evie Effendi (Foto: Baban Ganda Purnama/detikcom)
Bandung - Ustaz Evie Effendi memenuhi undangan Polda Jabar untuk datang menghadap penyidik. Evie dipanggil untuk diperiksa sebagai terlapor terkait video viralnya saat ceramah yang menyebut nabi Muhammad SAW 'sesat'.

"Sudah (diundang) dan kita akan konfirmasi. Namun untuk kehadiran cek ke belakang ya," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko via pesan singkat, Kamis (16/8/2018).


Pantauan detikcom di gedung Ditreskrimsus Polda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, belum diketahui ruangan pemeriksaan Evie. Salah seorang penyidik hanya menyebutkan bahwa Evie tengah diperiksa di salah satu ruangan.

"Sudah datang yang bersangkutan di Krimsus. Lagi diperiksa di atas. Tunggu di depan saja," ucap penyidik.

Evie Effendi dilaporkan oleh IPNU ke Polda Jabar per tanggal 11 Agustus 2018. Ustaz berpenampilan gaul tersebut dilaporkan melalui salah satu pengurus IPNU Jabar Hasan Malawi dengan nomor laporan polisi: LPB/769/VIII/2018/JABAR. Evie dilaporkan atas dugaan melanggar UU ITE.


Dalam laporannya, pelapor menyebut video ceramah ustaz Evie yang viral di media sosial (medsos) soal tafsir surat Ad Duha ayat ke-7 yang menyatakan semua orang di muka bumi ini pernah tersesat termasuk nabi Muhammad dan orang yang memperingati maulid nabi memperingati kesesatannya ialah salah.

"Ini kegelisahan muncul dari kader IPNU se-Jabar. Karena tafsiran yang dilakukan Evie Effendi sudah sangat krusial sekali salahnya. Sehingga kemudian kita musyawarah dan sebagainya akhirnya kita ikhtiar melaporkan ke Polda Jabar. Karena eskalasinya di Jabar. Jadi muncul kegelisahan, khawatir kalau itu tidak dilakukan bisa repot," ucap Hasan yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Kaderisasi IPNU Jabar.

Berkaitan persoalan tersebut, Evie sudah menyampaikan maaf. Selain itu, Evie bertemu pengurus MUI Jabar untuk menyatakan langsung permohonan maaf.


(dir/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed