Cerita Traktir Makan dan Pengakuan Horor Pembunuh Alex

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 07 Agu 2018 18:26 WIB
Suharto alias Alex semasa hidup. (Foto: Isal Mawardi-detikcom)
Sumedang - Pria inisial R, salah satu pembunuh Suharto alias Alex, mengakui perbuatan sadisnya. Ia bersama dua rekannya menganiaya sopir taksi online tersebut. Sebelum mengeksekusi mati Alex, R sempat ditraktir makan oleh bapak satu anak tersebut.

R dihadirkan saat rilis kasus tersebut di Mapolres Sumedang, Selasa (7/8/2018). Menggunakan baju tahanan berwarna biru dongker, R terus menunduk dengan kepalanya yang dibalut sebo kain hitam.

"Iya saya sempat makan dulu sama sopir (korban)," ucap R kepada detikcom.


R bersama Alex makan di sebuah rumah makan di kawasan Subang, Jabar. Kala itu, Alex meminta izin untuk makan.

"Dia mau makan. Saya temenin. Dia yang bayar," katanya.

R, salah satu pelaku pembunuhan Alex sopir taksi online.R, salah satu pelaku pembunuhan Alex sopir taksi online. Foto: Dony Indra Ramadhan
Sehabis mentraktir makan, Alex mengajak R bergegas kembali ke mobil. Singkat cerita, dalam perjalanan itu Alex justru disiksa dan dibunuh oleh R dan dua rekannya L dan T (buron).

"Saya pegang badannya dan mukul dua kali ke kepala," ujar R.


R mengaku aksi pembunuhan tersebut dilakukan secara spontan. Dia mengaku tak ada rencana sedikitpun untuk menghabisi nyawa Alex. Bahkan, dia juga tak berniat untuk ikut membantu menganiaya Alex.

"Saya cuma disuruh sama Tono. Kalau enggak nurutin dia, saya juga diancam dibunuh," kata R.

R ditangkap bersama satu rekannya L di kawasan persawahan di Indramayu. Ia ditangkap saat bersembunyi dari kejaran polisi. Bahkan R dan L terpaksa ditembak kakinya saat berusaha kabur.

(dir/bbn)