DetikNews
Selasa 24 Juli 2018, 23:58 WIB

Pedagang Keong Racun di Sukabumi Diburu Polisi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Pedagang Keong Racun di Sukabumi Diburu Polisi Petugas medis dan polisi memeriksa kondisi korban keracunan keong sawah di Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Polisi memburu pedagang makanan tutut atau keong sawah yang diduga memicu keracunan massal di Desa Sukamanis dan Citamiang, Kecamatan Kadudampit, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo mengatakan pedagang tutut tersebut selama ini langganan warga setempat.

"Langganan warga, pada Minggu (22/7) warga seperti biasa membeli penganan keong sawah itu untuk dikonsumsi. Namun pada malam harinya satu persatu warga mulai merasakan gejala keracunan," kata Susatyo kepada detikcom, Selasa (24/7/2018).


Korban keracunan keong itu usianya beragam. "Korban mayoritas masih berstatus kerabat dekat, sama-sama menyantap panganan itu. Namun waktu merasakan efek (racun) berbeda, ada yang malam harinya, besok paginya bahkan ada yang baru hari tadi merasakan efeknya. Korban paling muda berusia empat tahun," tuturnya.

Polisi sudah mengetahui sosok penjual keong sawah yang membuat warga tumbang karena keracunan. "Informasi dan identitas penjual sudah kita kantongi. Saat ini masih dalam pengejaran petugas. Untuk barang bukti berupa sampel makanan sudah kita amankan, sebagian sampel kita kordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk cek lab," ucap Susatyo.

Polisi mencatat korban keracunan ini berjumlah 45 orang. Kini mereka menjalani perawatan medis oleh empat rumah sakit di Sukabumi.



Tonton juga video: 'Datang ke Hajatan Malah Keracunan'

[Gambas:Video 20detik]




(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed