Ada TV di Sel Tahanan Rutan Kebonwaru Bandung, Kenapa Lolos?

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 24 Jul 2018 14:21 WIB
Barang mewah sitaan di Rutan Kebonwaru Bandung (Foto: Dony Indra Ramadhan)
Bandung - Ratusan barang 'mewah' berbagai jenis ditemukan di dalam Rutan Kebonwaru Bandung. Barang-barang mewah tersebut dilarang berada di dalam rutan. Lalu bagaimana bisa masuk?

Kepala Rutan Kebonwaru Bandung Budiman mengatakan barang-barang ini merupakan milik dari para napi. Menurutnya, mereka patungan satu sama lain untuk membeli barang-barang tersebut.

"Mereka beli sendiri hasil swadaya," ucap Budiman di Rutan Kebonwaru Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Selasa (24/7/2018).

Budiman tak menjelaskan bagaimana cara barang-barang tersebut dibeli dan bagaimana masuk ke dalam rutan. Namun dirinya menduga ada oknum petugas yang 'bermain' untuk memudahkan para napi mendapatkan barang tersebut.

"Saya di sini baru 3 bulan. Ya mungkin dalam hal ini ada oknum. Akhirnya kemarin kita komitmen dan sepakat menindaklanjuti," tutur dia.

Budiman juga tak menyebutkan berapa orang oknum petugas yang terlibat termasuk bagaimana proses penindakan terhadap oknum tersebut. Pihaknya menganggap masuknya barang tersebut sebagai suatu kesalahan dan dijadikan pelajaran untuk ke depannya.

"Jadi kita enggak ambil ke belakang, cuma ke depan mulai dari sekarang kita sama-sama memberantas isu fasilitas mewah," ungkap dia.

"Kami kemarin komitmen, mulai sekarang enggak ada lagi petugas yang menyimpang yang tidak sesuai," menambahkan.

Ratusan unit barang tersebut didapat saat petugas Rutan Kebonwaru melakukan 'bersih-bersih' berdasarkan instruksi Dirjen PAS Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Hasilnya ditemukan sejumlah barang yang seharusnya tidak ada di dalam sel.

Dari hasil razia yang dilakukan petugas pada Senin (23/7) kemarin, ditemukan aneka 202 barang mewah berupa 53 televisi, 63 dispenser, 22 ricecooker, 13 speaker, 28 kompor portable, 8 kipas angin dan 15 akuarium.

Budiman mengatakan barang-barang tersebut nantinya akan dilaporkan ke Kanwil Kemenkum HAM untuk ditindaklanjuti. Dia memastikan saat ini sudah tidak ada lagi barang mewah berada di sel Rutan Kebonwaru.

"Sekarang di kamar sudah standar. Hanya ada satu titik lampu penerangan, kasur dan kemari kecil untuk menyimpan baju," kata Budiman (dir/mud)