DetikNews
Sabtu 21 Juli 2018, 17:04 WIB

Cerita Korban Saat Anak Perempuannya Dipukul Pemuda Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Cerita Korban Saat Anak Perempuannya Dipukul Pemuda Sukabumi Ayah dan anak yang dianiaya seorang pemuda di Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Ayah dan anak perempuannya menjadi korban penyerangan orang tidak dikenal saat berhenti di setopan lampu merah bundaran Kimia Farma, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Korban bernama Bramantya Ferdiansyah menyebut putrinya yang berusia enam tahun itu sempat dipukul oleh seorang pemuda.

Insiden itu berlangsung Jumat (20/7) malam, sekitar pukul 18.30 WIB. "Dia (pelaku) tiba-tiba datang menghampiri motor saya, lalu memukul dan mencekik. Anak saya juga menurut keterangan saksi di lokasi sempat kena pukulan, saya tanya ke putri saya katanya iya kena pukulan," tutur Bram usai memberikan keterangan kepada polisi di Mapolres Sukabumi Kota, Sabtu (21/7/2018).

Bram menyebut ciri-ciri pelaku menggunakan kaus, celana panjang dan sepatu. Entah apa alasannya, pelaku yang sempat berteriak-teriak seperti orang ngamuk itu langsung menghampiri korban.

"Dia duduk di trotoar, saya posisinya sedang menunggu lampu merah di perempatan bundaran Kimia Farma. Dia datang langsung teriak, 'sia urusan jeung aing, sia urusan jeung aing' (Kamu urusan dengan saya)," ujar Bram.


Pelaku tiba-tiba mendorong dan mencekik Bram. Anak perempuan Bram kena pukulan pelaku.

"Saya langsung didorong dan dicekik, situasi saat itu ramai. Bahkan beberapa pengendara mobil sampai turun dan dorongin pelaku, katanya masa anak kecil dipukul," ucapnya.

Pengendara mobil itu, kata Bram, sempat menelepon polisi. Lima menit kemudian empat polisi datang ke lokasi dan menangkap pelaku penganiayaan tersebut.

"Saya dan warga menahan orang itu. Petugas datang dan langsung membawa pelaku ke kantor Polres Sukabumi Kota," kata Bram.

Bram mengaku tidak mengenal pelaku. Pemuda yang memukulnya tidak mengakui perbuatan. "Polisi sudah meminta identitas saksi-saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian. Saya serahkan semuanya ke polisi, semoga kasusnya diproses," tutur Bram.


Tonton juga video: '7 Pengurus RT di Jakbar Didaulat Jadi Satgas Perlindungan Anak'

[Gambas:Video 20detik]


(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed