DetikNews
Kamis 17 Mei 2018, 15:38 WIB

Pilgub Jabar 2018

Dilarang Main Sinetron, Deddy Mizwar Hapus Adegannya

Mochamad Solehudin - detikNews
Dilarang Main Sinetron, Deddy Mizwar Hapus Adegannya Cagub Jabar Deddy Mizwar (Foto: Mukhlis Dinillah/detikcom).
Bandung - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melarang lembaga penyiaran menampilkan pasangan calon kepala daerah dalam programnya, termasuk sinetron. Gara-gara larangan itu, Cagub Jabar Deddy Mizwar (Demiz) terpaksa menghapus adegannya dalam sinetron terbarunya berjudul 'Cuma di Sini'.


Sinetron tersebut, kata Deddy, rencananya tayang mulai sore ini di salah satu stasiun televisi swasta. Namun di dalam sinetron spesial Ramadan itu tidak lagi memperlihatkan wajah Deddy.

"Sinetronnya tayang sore ini, tapi enggak ada sayanya. Dibuang, bayangkan. Terus ada beberapa pemain lain juga terpaksa dihilangkan karena terkait dengan saya," kata Deddy via telepon, Kamis (17/5/2018).

Seperti diketahui, KPI mengeluarkan surat edaran larangan bagi calon kepala daerah yang maju Pilkada 2018 melakukan kampanye melalui seni drama, sinetron dan seni peran lainnya di layar televisi. Larangan tersebut tertuang dalam surat edaran KPI Nomor 68/2018.

Deddy mengaku sudah melayangkan somasi kepada KPI terkait aturan tersebut, Senin (14/5). Dia berencana menggugat KPI melalui PTUN bila somasi yang dilayangkan tidak direspon.

"Sudah somasi dan tiga kali dua puluh empat jam tidak ditanggapi kita PTUN kan," ujar Deddy.


Dia menduga ada pesanan politik di balik aturan tersebut. Deddy merasa ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan melalui aturan yang sebetulnya tidak memiliki dasar yang kuat.

"Jadi kaya gini, orang (calon kepala daerah) tidak boleh kampanye di masjid dan pesantren, tapi boleh kan orang datang ke masjid. Terus tidak boleh kampanye di televisi selain yang difasilitasi KPU. Kalau main sinetron, main film, selama tidak kampanye, harusnya enggak apa-apa. Ini seperti ada pesanan ke KPI dan Bawaslu," tutur Deddy.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed