detikNews
Senin 16 April 2018, 16:39 WIB

Begini Strategi Pemkot Bandung Berantas Miras

Tri Ispranoto - detikNews
Begini Strategi Pemkot Bandung Berantas Miras Barang bukti miras oplosan. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
FOKUS BERITA: Maut Miras Oplosan
Bandung - Pemkot Bandung berkomitmen untuk memberantas minuman keras (miras) ilegal dan oplosan agar tidak dikonsumsi oleh warga. Begini strateginya.

Pj Sekda Kota Bandung Dadang Supriatna mengatakan pihaknya sudah melakukan penyisiran melalui Satpol PP dibantu Polri dan TNI terhadap tempat-tempat yang disinyalir menjual miras ilegal dan oplosan.

"Saya mendapat laporan ada tiga tempat yang ditertibkan. Tentu kami tidak akan berhenti di situ melainkan akan terus menyisir dan menertibkan tempat penjualan miras tidak berizin," ujar Dadang, Senin (16/4/2018).

Dadang mengungkapkan penertiban tersebut telah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 11 tahun 2010 tentang Pelarangan, Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Dalam Perda itu dijelaskan batasan tempat mana saja yang boleh menjual minuman beralkohol di Kota Bandung.

"Adanya korban (miras oplosan) karena mudahnya mendapatkan minuman beralkohol. Makanya Pemkot Bandung memiliki Perda yang ketat mengatur tempat mana saja yang boleh menjual minuman beralkohol," katanya.

Pihaknya mengingatkan pada para penjual miras yang tidak berizin untuk menghentikan aktivitas penjualannya. Sebab dalam penertiban yang dilakukan melibatkan DPMPTSP untuk memeriksa perizinannya.

Nantinya, Dadang melanjutkan, ternyata ada pihak yang memiliki izin tetapi tidak sesuai dengan peruntukannya, maka Pemkot Bandung akan menertibkan unit usaha penjualan miras yang tak berizin.

"Misalnya ada restoran yang menjual minuman beralkohol. Restorannya tidak akan ditutup, melainkan minuman beralkoholnya yang disita," katanya.

Terakhir, Dadang mengajak seluruh warga terutama orang tua agar turut mengawasi anak-anaknya agar tidak mengonsumsi miras. "Kami mengimbau agar kebiasaan itu dikurangi kalau bisa dihentikan karena tidak baik untuk kesehatan. Apalagi bagi muslim itu dilarang," kata Dadang.
(bbn/bbn)
FOKUS BERITA: Maut Miras Oplosan
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed