Cerita Polisi Sukabumi Saat Hadang Pelaku Pencurian Minimarket

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 01 Apr 2018 10:42 WIB
Pelaku pencurian minimarket/Foto: Syahdan Alamsyah
Bandung - Bripka Firdaus, anggota Unit Lalu Lintas Polsek Sukalarang, Resor Sukabumi Kota bengkak di bagian tangan kanannya setelah diserempet mobil yang ditumpangi pelaku pencurian minimarket. Namun berkat upaya penghadangan itu, tiga pelaku berhasil ditangkap.

Sabtu (31/3/2018) petang, Firdaus seperti biasa berjaga di pos lalu lintas di area pabrik Jalan Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat. Dia baru saja selesai mengatur lalu lintas usai bubaran karyawan pabrik dan berniat untuk kembali ke Mapolsek Sukalarang.

"Saya dikagetkan dengan munculnya mobil putih jenis Daihatsu Xenia dari arah Cianjur, di belakang mobil itu ada beberapa motor seperti mengejar. Mobil itu tiba-tiba belok arah ke jalan buntu, mereka yang mengejar bilang katanya di dalam mobil itu ada pencuri," kata Firdaus kepada detikcom, Minggu (1/4/2018).

[Gambas:Video 20detik]




Saat itu Firdaus tidak langsung melakukan pengejaran, dia meminta bantuan rekan-rekannya melalui radio komunikasi.

"Tahu terjebak di jalan buntu pelaku panik, berbelok arah dan sempat menyerempet dua orang warga. Saat itu saya meminta mobil itu untuk berhenti, dia malah mempercepat laju kendaraannya. Untung saya cepat menghindar hanya tangan kena, setelah nyerempet dia sempat melambat," lanjutnya.

Belasan anggota kepolisian tiba di lokasi, dua tembakan peringatan tidak digubris pelaku sampai akhirnya satu peluru ditembakkan ke arah pelaku yang mengemudikan kendaraan tersebut. Pelaku menyerah, saat digeledah ratusan barang bukti hasil curian ditemukan di dalam mobil.

Tiga pelaku masing-masing Ervan, Armi dan Ica diketahui sebagai spesialis pencurian dengan cara mengutil dan minimarket.

"Sejauh ini terungkap dia seharian ini beraksi di 10 TKP, di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur. Ketiganya masih kita gali keterangannya," kata Kapolsek Sukalarang, AKP Ma'ruf.


Untuk anggota dan dua warga yang sempat diserempet oleh mobil pelaku, Maruf memastikan mereka akan mendapat pengobatan. "Sudah kita bawa untuk berobat, dua warga dan satu anggota," tandasnya.

(avi/avi)