DetikNews
Jumat 23 Maret 2018, 11:58 WIB

Aksi Kedok Sinta Siksa Bayi Calista

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Aksi Kedok Sinta Siksa Bayi Calista Momen saat Sinta menemani anaknya, Calista, di rumah sakit. (Foto: Luthfiiana Awaluddin/detikcom)
Karawang - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) geram dengan ulah Sinta (27). Perempuan tersebut menganiaya putri kandungnya, Calista, yang masih bayi berusia 15 bulan. Sinta mendera tubuh mungil bayi tersebut secara berkelanjutan selama dua bulan terakhir. Kini Calista terbaring lemah di rumah sakit.


Kasus penganiayaan ini terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sinta ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Karawang.

"Ini perbuatan yang sangat tidak manusiawi," ujar Ketua Komnas PA Jabar Diah Momon di Mapolres Karawang, Kamis 22 Maret 2018.

Rupanya Sinta melakoni sandiwara. Di hadapan polisi dan dokter, dia menyebut penyiksa anaknya tersebut ialah sang pacar, Dirja. Pengakuan Sinta yang sepihak itu tak mengecoh polisi.

Aksi Kedok Sinta Siksa Bayi CalistaKapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan saat menjenguk Calista. (Foto: Luthfiiana Awaluddin/detikcom)
Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan sempat menjenguk Calista yang dirawat di RSUD Karawang pada Selasa 20 Maret 2018. Hendy berjumpa dan berbincang dengan Sinta. Waktu itu Sinta memerankan adegan seolah tak bersalah. Sisi lain, Calista tak berdaya di kasur yang berhari-hari koma, tubuhnya memar dan terdapat luka.

Anehnya, Sinta terlihat tak banyak menangis. Selain itu, dia tak melaporkan kejadian menimpa anaknya ke polisi. Kecurigaan muncul di benak polisi soal tingkah Sinta yang tiba-tiba ingin segera membawa pulang Calista.


Polisi bergerak lidik. Sejumlah saksi didengar keterangannya, termasuk Dirja, kekasih Sinta. Personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskerim Polres Karawang turut memeriksa Sinta.

Tudingan kepada Dirja, belum terbukti. Hendy dan anak buahnya terus mendalami penyelidikan. Akhirnya polisi membongkar kedok Sinta. Hasil pemeriksaan polisi, Sinta ditetapkan tersangka penganiayaan anak.

"Setelah terkumpul dua alat bukti yaitu visum dan keterangan saksi, kami simpulkan pelaku penganiayaan adalah ibu kandung korban," ujar Hendy di Mapolsek Karawang Kota, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis 22 Maret 2018.


Sinta mengakui aksi kekerasan kepada Calista. Dia memang berniat menutupi perbuatan durjana.

"Motif pelaku karena yang bersangkutan tertekan secara ekonomi. Saat kesal, pelaku melampiaskannya kepada bayinya sendiri," kata Hendy.

Aksi Kedok Sinta Siksa Bayi CalistaKapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan saat memberikan keterangan di hadapan tersangka. (Foto: Luthfiana Awaluddin/detikcom)
Berbeda di RSUD Karawang saat Sinta tak banjir air mata. Selagi ekspose kasus tersebut di Mapolres Karawang, justru Sinta terus menangis. Dia kerap menunduk dan tak menyampaikan keterangan kepada awak media.

"Kita akan periksa kejiwaan pelaku," ucap Hendy.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed