DetikNews
Rabu 14 Maret 2018, 10:30 WIB

Polisi: 'Pena Ajaib' Rakitan Komplotan Cipacing Mematikan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Polisi: Pena Ajaib Rakitan Komplotan Cipacing Mematikan Pengungkapan penjualan senpi 'pena ajaib' oleh Polda Jabar. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Polisi meringkus komplotan Cipacing perakit senjata pena alias pen gun. Meski bentuknya kecil, senjata yang diberi kode penjualan 'pena ajaib' ini mematikan.

"Iya bisa dikatakan begitu (mematikan)," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana kepada detikcom via telepon genggamnya, Rabu (14/3/2018).

'Pena ajaib' sekilas menyerupai pena pada umumnya. Pena tersebut memiliki ukuran panjang kurang lebih 10 hingga 15 sentimeter. Di dalam pena berwarna perak itu, terdapat selongsong yang hanya dapat diisi oleh satu butir peluru dengan diameter 22 milimeter.


Keakuratan 'pena ajaib' telah dibuktikan personel Direktorat Reserse Kriminal Umum. Menurut Umar, dengan jarak lima meter dari sasaran, peluru 'pena ajaib' mampu tembus.

"Memang dari jarak lima meter masih akurat, tapi susah untuk mengarahkan. Kalau dari jarak satu atau dua meter bisa tembus. Apalagi kalau ke bagian vital, selesai," kata dia.

Senjata pen gun alias 'pena ajaib' rakitan kelompok Cipacing. Senjata pen gun alias 'pena ajaib' rakitan kelompok Cipacing. Foto: Dony Indra Ramadhan
Dari hasil pemeriksaan, komplotan tersebut sudah beroperasi sejak 2015. Sudah banyak senpi yang berhasil dirakit. Namun khusus untuk 'pena ajaib' komplotan tersebut sudah membuat 15 'pena ajaib'.

"Untuk pen gun dijual tujuh juta (rupiah)," ungkap Umar.


Keempat orang komplotan yaitu Yoga Gama (37), Ekosasih (60), Dian Daryansyah (37) dan Uzza Narashima (37) diringkus jajaran Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Umum yang dipimpin Kasubdit I AKBP Fahmi. Mereka ditangkap pada Kamis (1/3) lalu.

Beberapa jenis senpi dibuat kelompok ini semisal revolver, glock, walter dan lainnya. Senpi hasil buatannya dijual.

Mereka memanfaatkan teknologi melalui aplikasi jual beli online untuk memasarkan produknya.Uniknya, mereka menggunakan kode dalam setiap produk yang dipasarkan. Untuk senpi, mereka menggunakan kode 'galon' sementara pen gun mereka memakai kode 'pena ajaib'.
(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed