Tim Survei Temukan Puluhan Pabrik Buang Limbah Cair ke Citarum

Mukhlis Dinillah - detikNews
Minggu, 28 Jan 2018 19:40 WIB
Sungai Citarum dilihat dari ketinggian. (Foto: (Wisma Putra/detikcom)
Kabupaten Bandung - Tim Survei Penataan Ekosistem Sungai Citarum menemukan puluhan pabrik membuang berbagai jenis limbah cair ke aliran Citarum. Temuan tersebut sudah ditangani pihak berwenang untuk ditindaklanjuti dari sisi penegakan hukum.


Tim survei itu terdiri dari Kodam III/Siliwangi, Dinas Lingkungan Hidup, pegiat lingkungan, dan relawan. Survei berlangsung sejak 17 Januari hingga 23 Januari 2018. Kebanyakan pembuangan limbah dilakukan setelah pukul 22.00 WIB.

"Dalam kegiatan survei, tim menemukan adanya 31 pabrik buang limbah cair di anak dan induk sungai Citarum. Rata-rata buangnya di atas jam 22.00 WIB," kata Kapendam III/Siliwangi Kolonel Arh Desi Ariyanto di Tarumajaya, Kertasari, Kabupaten Bandung, Minggu (28/1/2018).

Ia menuturkan bukti berupa video dan foto aktivitas pembuangan limbah hasil temuan tim survei sudah dilaporkan ke Polda Jabar dan Ditjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).


Lebih lanjut dia menjelaskan pabrik-pabrik pembuang limbah tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung. Pihaknya juga melakukan survei secara random dari ribuan pabrik yang ada di sepanjang DAS Citarum.

"Kami baru menemukan bukti saja, belum sampai tahap uji sampel. Tapi bukti-buktinya sudah kami sampaikan kepada Polda Jabar dan Ditjen Gakkum KLHK," ungkap Desi.

Berikut daftar pabrik yang membuang limbah ke Sungai Citarum: PT Duamatex (daerah Dayeuhkolot), PT Marstex (Dayeuhkolot), PT Mahameru (Dayeuhkolot), PT Atritek (Dayeuhkolot), PT Ceres (Dayeuhkolot), PT Alfasarana (Banjaran), PT PJA (Pameumpeuk), PT Sapilindo Permata (Pameumpeuk), PT SUM (Banjaran), PT Anggana Kurnia Putra (Bojongsoang), PT Kertas Trimitra Mandiri (Bojongsoang), PT Kahatex Grup (Rancaekek), PT Kwalram (Rancaekek), PT Sunson (Rancaekek).

Lalu pabrik PT Pulau Mas (Majalaya), PT BCP (Majalaya), PT Naga Mas (Majalaya), PT WIS (Majalaya), PT Dulang Mas (Majalaya), CV Purnama Tirtatex (Majalaya), PT Guna Jaya Sentosa (Majalaya), PT Tawekal Jaya, PT PMT I, PT UGW (Waringin), PT Prapanca (Margaasih), PT Pulo Mas (Margaasih), PT Alpito (Waringin), PT Waltex Katapang, PT Muara Ciwideuy Washing (Kutawaringin), PT Titone (Kutawaringin), dan PT Jaya Mandiri Plastik (Kutawaringin). (bbn/bbn)