DetikNews
Minggu 14 Januari 2018, 15:42 WIB

Gerebek Pesta Gay, Kapolres Cianjur Ngaku Dicurhati Ortu

Syahdan Alamsyah - detikNews
Gerebek Pesta Gay, Kapolres Cianjur Ngaku Dicurhati Ortu Foto: Dok. Istimewa
Cianjur - Polres Cianjur menggerebek dan mengamankan para pelaku yang terlibat pesta gay di sebuah Villa, Sabtu (13/1/2018). Yang memprihatinkan dari lima orang pelaku, satu di antaranya berstatus pelajar di Cianjur, Jawa Barat.

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah mengatakan aksi yang dilakukannya berawal dari rasa keprihatinan dan keluhan yang diungkap oleh sejumlah komunitas pendidik dan orang tua pelajar di Cianjur terkait aktivitas gay.

"Kita ini dapat curhatan dari orang tua murid dan guru di Cianjur terkait aktivitas yang mereka sebut menyimpang dan mulai meresahkan. Saya kemudian minta reserse melalui tim patroli siber untuk mengawasi semua media sosial, kita ubek-ubek Facebook dan twitter sampai akhirnya kita dapat aplikasi yang biasa dipakai oleh mereka ini," beber perempuan yang mendapat julukan srikandi Polwan Cianjur ini kepada detikcom, Minggu (14/1/2018).

Soliyah mengaku geram dan kaget karena hasil penelusurannya mengungkap fakta ada remaja belia yang terlibat aktivitas seksual itu. "Sedih, kaget dan prihatin tumplek jadi satu. Ini pasti ini nih ada yang ngendaliin, ada yang ngotakin ada yang modalin," tuturnya.

Polisi akhirnya mengungkap peranan pelaku berinisial AAW, pria berusia 50 tahun itu disebut Soliyah sebagai dalang dan otak aktivitas pesta gay yang terungkap Sabtu malam tadi.

"Dia yang sewa Villa, dia ngeluarin duit Rp 1,5 juta buat sewa. Dia juga yang menyiapkan segala sesuatunya termasuk minuman keras, ini nih penyakitnya saya bilang. Saya geram ada anak di bawah umur yang harus terseret aktivitas mereka," lanjut Soliyah.

Soliyah berjanji akan terus mengejar aktivitas menyimpang yang melibatkan anak di bawah umur, menurutnya hal ini perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Saya akan berkoordinasi dengan Pemkab Cianjur untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) soal ini. Soalnya hal ini sudah memicu keprihatinan sosial, kita juga berharap pemkab Cianjur proaktif soal ini," pungkasnya.


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed