Seorang Balita 13 Bulan di Kabupaten Bandung Suspect Difteri

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 21 Des 2017 15:09 WIB
Ilustrasi Difteri/Foto: Fuad Hasyim
Kabupaten Bandung - Seorang balita berusia 13 bulan dinyatakan suspect difteri. Pasien berasal dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

"Pasien bernama Dandy umur 13 bulan, warga Kampung Sembah 01/15, Desa Cipedes, Kecamatan Paseh, suspect difteri," kata Kepala Dinas Kesehatan Ahmad Kustiadji via telepon, Kamis (21/12/2017).

Ahmad menuturkan, sebelumnya pasien di rawat di RSUD Majalaya dan kini sudah dirujuk ke RSHS Kota Bandung. Pihaknya mencatat lima orang warga Kabupaten Bandung suspect difteri. Empat di antaranya dinyatakan sembuh.

"(pasien terakhir) yang dari Nagrag sudah pulang dan sudah sembuh," tuturnya.

Ia mengungkapkan, jika pasien warga Nagreg yang dirujuk ke RSHS dan sebelumnya dinyatakan suspect difteri ternyata negatif, setelah dilakukan pemeriksaan.

"Pemeriksaan difteri ada dua, ada pemeriksaan bakteriologi, ada pemeriksaan kultur. Yang ini juga belum dapat dipastikan, tapi arahnya ke arah difteri," ungkapnya.

Menurutnya dengan populasi penduduk Kabupaten Bandung sekitar 3,6 juta resiko difteri bisa saja terjadi. Itu terjadi karena tidak diimunisasi, mendapatkan paparan orang yang sedang karier atau orangnya sehat tapi percikan batuknya mengandung difteri.

"Kami sudah buat surat edaran kepada puskesmas untuk meningkatkan sistem kewaspadaan dini atau langkah dan upaya manakala terjadi kasus atau sebelum kasus (difteri)," jelasnya.

Meski Kabupaten Bandung bukan wilayah yang masuk daerah kejadian luar biasa (KLB), pihak tetap melakukan penyuluhan, penguatan daya tahan tubuh kepada warga, vaksinasi rutin bayi usia dua-empat bulan atau dibawah satu tahun.

"Kami imbau kepada masyarakat, mana kala ada yang demam, batuk-batuk, sakit menelan, batuk terus menerus disertai demam, segeralah ke dokter dan melaporkan ke puskesmas. Lihat mulutnya kalau di langit-langitnya ada bercak putih segera periksa," pungkasnya. (avi/avi)