Ridwan Kamil Ajak Kader Posyandu Jadi Kader Perubahan

Ridwan Kamil Ajak Kader Posyandu Jadi Kader Perubahan

Tri Ispranoto - detikNews
Senin, 13 Nov 2017 15:02 WIB
Ridwan Kamil Ajak Kader Posyandu Jadi Kader Perubahan
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berharap para kader Posyandu bisa menjadi kader perubahan yang membawa sejumlah manfaat tidak hanya bagi ibu dan anak.

Hal itu diungkapkan Emil, sapaan Ridwan, saat memberi arahan pada acara Temu Kader Posyandu Kota Bandung 2017 di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Senin (13/11/2017).

"Konsep pelayanan saat ini multi fungsi tidak hanya bagi ibu dan anak, tapi keluarga bahkan lansia," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Emil berharap ibu-ibu yang menjadi kader Posyandu juga turut serta sebagai kader perubahan dari sisi lingkungan dan kebersihan. Menurut dia, kebersihan sudah dimulai dari rumah, lingkungan, dan berlanjut ke tingkat kecamatan maka bukan tidak mungkin akan tercipta Kota Bandung yang sehat dan bersih.

Pria yang akan segera mengakhiri masa jabatannya pada awal 2018 itu juga menitipkan agar para kader Posyandu bisa menjadi kader kebersihan. Hal itu dilakukan untuk menjaga perolehan tiga Piala Adipura mulai 2015-2017.

"Jangan lupa berterima kasih pada petugas penyapu jalanan dan pasukan gorong-gorong. Kalau ada Rp 2-5 ribu kasih lumayan buat tambahan, atau minimal tepuk punggung mereka, sapa mereka, minimal senyum pada mereka," tutur Emil.

Sebagai orang yang mengenal lingkungan, para kader juga diharapkan berperan aktif dalam isu-isu sosial. "Kader Posyandu harus jadi kader perubahan. Ada yang KDRT, atau ada yang punya hutang ke rentenir sampaikan (promosikan) ada kredit mesra, kredit bagja. Jadi ibu-ibu bermanfaat bukan hanya di Posyandu tapi di masyarakat," ujarnya

"Siapa tahu nanti ada anak yang diurus oleh ibu-ibu (kader) besarnya jadi Wali Kota Bandung atau Presiden. Kita tidak akan tahu kebaikan kita akan bermuara di mana," kata Emil.

Sekda Kota Bandung Yossi Irianto mengatakan acara temu kader tersebut bukan hanya sebagai peringatan tahunan. Namun juga sebagai ajang berbagi dan diskusi antara kader.

"Bukan hanya peringatan dan silahturahmi saja tapi ada makna. Makna yang lebih kuat dan serius untuk membangun Posyandu yang berkualitas dan mandiri," ujar Yossi. (bbn/bbn)


Berita Terkait