DetikNews
Jumat 22 September 2017, 14:50 WIB

Tulis Aksi Pedemo di Medsos, PNS Sukabumi Kena Sanksi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Tulis Aksi Pedemo di Medsos, PNS Sukabumi Kena Sanksi Tulisan PNS Pemkot Sukabumi inisial RS yang berujung sanksi. (Foto: istimewa)
Sukabumi - RS pemilik akun media sosial (medsos) Facebook bernama Irgi Fahrezi kena sanksi pembinaan oleh Pemkot Sukabumi. Salah seorang staf di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Sukabumi tersebut mengunggah tulisan status soal aksi demonstrasi yang terjadi di Gedung Balai Kota pada Rabu (20/9) lalu.

Peristiwa itu bermula saat RS menulis di akun Facebook miliknya yang dianggap menyinggung pedemo dan memakai kalimat yang dianggap kurang pantas sebagai seorang pegawai negeri sipil (PNS).

"Demo di Setda lg berlangsung...teu puguh naon anu rek disampaikan...ngariwehkeun kantor," tulis RS dalam statusnya menggunakan bahasa Sunda yang artinya, "Demo di Setda lg berlangsung...tidak jelas apa yang akan disampaikan...bikin ribet kantor."

Tulisan RS itu lantas disebarkan oleh warganet. Bahkan ada yang mengambil gambar tangkapan layar dari tulisan tersebut, seperti dilihat detikcom, Jumat (22/9/2017).

Status itu dikomentari ribuan warganet Sukabumi yang menganggap tidak pantas seorang PNS menulis kalimat semacam itu. Hastag #KantorAing pun disuarakan netizen.

RS bahkan sempat menutup akunnya, sampai kemudian dia membuat pernyataan maaf di akun Facebook pribadinya yang kembali dikomentari miring oleh warganet.

"Saya Meminta maaf kepada para pendemo kemarin, postingan saya kemarin hanya ungkapan pribadi saya dan tidak ada kaitanyya dengan institusi Pemda. Saya Sadar bahwa Unjuk Rasa adalah wujud aspirasi supaya menjadikan perubahan yang lebih baik. Saya hanya manusia biasa yang tidak lepas dari kekurangan dan kesalahan. sekali lagi saya memohon maaf atas postingan kata kata saya kemarin...terima kasih..." tulis RS.

Mengetahui gejolak tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi Hanafie Zain bereaksi. Melalui akun Facebooknya, Hanafie menuliskan bahwa ia sudah memanggil RS dan atasannya.

"Sy selaku pembina kepegawaian telah melakukan pemanggilan terhadap rizal safari dan atasan ybs dan yg bersangkutan sdh mengakui kesalahan, selanjutnya atasan langsung ybs akan melakukan pembinaan sesuai aturan kepegawaian kepada yg bersangkutan. sekali lagi kepada warga netizen kami mohon maaf atas kesalahan staf kami," tulis Hanafie.
Tulis Aksi Pedemo di Medsos, PNS Sukabumi Kena SanksiAkun Facebook Sekda Kota Sukabumi menyampaikan permohonan maaf kepada warganet atas tulisan PNS inisal RS. (Foto: istimewa)
Ketika dikonfirmasi detikcom, terkait sanksi yang akan diberikan kepada RS, Hanafie menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinannya. "Sanksinya sesuai hasil pemeriksaan atasan langsung," singkat Hanafie melalui pesan.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed