DetikNews
Rabu 20 September 2017, 15:11 WIB

Pemkot Usul Upah Buruh di Bandung Naik Rp 28 Ribu

Tri Ispranoto - detikNews
Pemkot Usul Upah Buruh di Bandung Naik Rp 28 Ribu ilustrasi buruh. (Foto: Agung Pambudhy)
Bandung - UMK untuk tiga sektor di Kota Bandung diusulkan naik Rp 28 ribu. Nominal kenaikan itu muncul setelah buruh bertemu dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Pertemuan tersebut berlangsung di Pendopo Kota Bandung, Rabu (20/9/2017) siang. Emil, sapaan Ridwan, menjelaskan Pemkot Bandung dapat mengkaji ulang untuk menaikkan UMK buruh di beberapa sektor yang dianggap mampu.

Hasil kajian Pemkot Bandung menilai ada tiga sektor buruh yang dianggap mampu yakni industri hotel bintang empat dan lima, ekspor dan perbankan.

"Setelah ada aturan hukum, kita sepakati ada kenaikan satu persen. Tapi tetap itu prosedurnya harus disetujui provinsi," ujar Emil usai pertemuan dengan buruh.

Ia mengatakan pertemuan tersebut buntut dari protes buruh yang saat penetapan UMK pada akhir Agustus lalu ditolak oleh Pemprov Jabar lantaran beda penafsiran batas waktu. Dalam pemikiran buruh, batas waktu ialah 31 Agustus pukul 24.00 WIB sementara provinsi menghendaki batas akhir adalah 31 Agustus pukul 20.00 WIB.

"Dari situ mereka berpikir bukan berarti gagal dalam perjuangan. Sehingga langkah kita membantu melaporkan (kenaikan) untuk segera direvisi provinsi," kata Emil.

Berdasarkan hasil kajian Pemkot Bandung, sambung dia, UMK pada tiga sektor tersebut yang semula Rp 2.843.662 naik sebesar satu persen menjadi Rp 2.872.058 atau naik sekitar Rp 28.396.

"Bagi mereka kenaikan satu persen juga sudah sangat berarti," ucap Emil.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed