BNN Jabar Selidiki Peredaran Flakka

Mochamad Solehudin - detikNews
Senin, 24 Jul 2017 19:25 WIB
Kepala BNN Jawa Brigjen Pol Rusnadi. Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat masih menyelidiki peredaran narkoba jenis Flaka. Hingga kini belum diketahui apakah narkoba jenis baru ini sudah masuk Jawa Barat atau belum.

Baca juga: Flakka 'Zombie' dan Indonesia Darurat Narkoba

Kepala BNN Jawa Brigjen Pol Rusnadi belum bisa memastikan narkoba jenis Flakka ini sudah masuk Jawa Barat. Namun yang jelas, dari informasi yang dia miliki narkoba jenis baru ini sudah masuk ke Indonesia.

"(Flakka) ini sudah masuk ke Indonesia, tapi untuk Jabar kita masih selidiki," kata Rusnadi, saat menghadiri Hari Anti Narkoba Internasional tingkat Jawa Barat, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (24/7/2017).

Dia melanjutkan, pengguna Flakka dipastikan bukan pengonsumsi baru narkoba. Melainkan orang-orang yang sudah pernah menggunakan narkoba jenis lain.

BNN Jabar mengimbau masyarakat untuk memberikan laporan terkait adanya peredaran narkoba di Jabar, termasuk Flakka. "Kalau ada informasi dari masyarakat, kita (BNN) juga bisa menangkap. Kemarin juga kita tangkap (pengedar) 70 kg ganja dari Aceh di Cirebon," ucap Rusnadi.

Baca juga: Cegah Peredaran Flakka di Indonesia, Polri Gandeng BNN-Kemenkes

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berkomitmen memerangi bahaya narkoba, khususnya di lingkungan Pemprov Jabar. Salah satunya melalui tes urine secara mendadak kepada semua PNS di lingkungan Pemprov.

"Kita sudah tiga kali tes urine, hasilnya negatif semua. Insya Allah akan ada lagi tes urine. Supaya tidak ada kecurigaan, kita lakukan mendadak," ujar Aher, sapaan Heryawan. (bbn/bbn)