Penangkaran Rusa Jadi Tempat Ngabuburit Warga Soreang Bandung

Penangkaran Rusa Jadi Tempat Ngabuburit Warga Soreang Bandung

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 13 Jun 2017 16:26 WIB
Penangkaran Rusa Jadi Tempat Ngabuburit Warga Soreang Bandung
Anak ditemani orang tuanya ngabuburit di penangkarang rusa. Foto: Wisma Putra
Kabupaten Bandung - Penangkaran rusa totol yang berada di kompleks Pemkab Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu tempat favorit warga Soreang dan sekitarnya untuk ngabuburit atau menunggu azan magrib pada Ramadan 2017. Area tersebut sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.

Deden Kurnia (35), warga Kecamatan Katapang, mengatakan sejak awal Ramadan bersama istri, Teti Karyati (32), dan anaknya, Dipo Kurnia (6), kerap berkunjung ke penangkaran rusa di lokasi tersebut. "Anak saya masih belajar puasa full sehari. Biasanya sekitar jam lima sore mepet ke magrib, suka merengek lapar. Jadi harus diajak ngabuburit, kalau enggak gitu suka rewel," kata Deden di area penagkaran rusa, Selasa (13/6/2017).

Ia menjelaskan, ngabuburit di penangkaran rusa lebih hemat dibanding bermain ke mal atau pusat perbelanjaan. "Ngabuburit di sini lebih hemat uang daripada main game di mal. Kalau disini (penangkaran rusa) paling habis 20 ribu rupiah, harga mainan rusa yang dijual juga cuma dua ribuan rupiah. Kalau main game ke mal bisa habis 100 ribu rupiah," tutur Deden.
Penangkaran Rusa Jadi Tempat Favorit Ngabuburit Warga SoreangPenjual wortel hadir di area penangkaran rusa. Foto: Wisma Putra
Sewaktu sore tiba, sejumlah warga mulai memenuhi kawasan penangkaran rusa. Mereka ada yang duduk, berjalan kaki mengelilingi penangkaran rusa, dan ada tampak anak-anak yang memberi makan rusa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada sekitar 17 rusa menghuni penangkaran tersebut. Rusa-rusa itu didatangkan langsung dari Istana Bogor. Selain rusa, hadir burung merak, ayam mutiara, dan merpati.

Selain Deden, Iman (43) warga Soreang kerap mengajak anak bungsunya, Refi Saputra (7), berkunjung ke penangkaran rusa ini sambil ngabuburit. "Kalau habis satu ikat wortel dan kangkung, balik lagi ke rumah. Sudah lima kali ke sini selama puasa sekarang," ujar Iman.

Banyaknya warga yang ngabuburit di penangkaran rusa mendatangkan rejeki bagi penjual wortel dan kangkung, Saodah (65). "Wortel dan kangkung ini dijual dua ribu rupiah perikat. Saya berjualan pakan rusa sudah hampir setahun ini, tapi ramai-ramainya pas puasa saja karena kalau hari biasa cuma Sabtu-Minggu yang ramainya," ujar Saodah. (bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads