Berdasarkan laman www.sbm.itb.ac.id, seperti dilihat detikcom, Jumat (12/5/2017), Suryo Utomo pertama kali bergabung dengan SBM ITB sejak Juni 2010. Pria berkacamata ini menyemat tiga gelar, S.E.,AK., M.AK. Gelar tersebut, ekonomi (2008) serta akuntan profesi (2009) dan magister (2012), diperoleh Suryo dari Universitas Padjadjaran (Unpad).
Baca juga: Keluarga: Suryo Sering Melamun Usai Dirawat
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum bergabung dengan SBM ITB, Suryo bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta memberikan konsultasi bidang Akuntansi dan Perpajakan. Disebut situs tersebut, Suryo memiliki ketertarikan pada sejumlah bidang seperti Pasar Modal dan Perbankan Syariah.
Baca juga: ITB Pastikan Suryo tidak Punya Masalah Selama Jadi Dosen
Polisi saat ini tengah melacak keberadaan Suryo. Bukan hanya aparat berwajib, keluarga, rekan dan kerabat Suryo di ITB turut menggelar pencarian. Pihak ITB berharap bapak satu anak tersebut dapat ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat.
"Benar beliau adalah dosen ITB. Suryo Utomo merupakan salah satu dosen ITB yang mengajar di Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB," ucap Kasubdit Humas dan Publikasi ITB Fivien Nur Savitri via pesan singkat. (bbn/bbn)











































