"Innalilahi wainnalillahi rojiun. Kalau masalah tercemar ini persoalan. Dari mana sumbernya itu harus dicari. Tetap harus diusut kenapa penyebabnya. Disengaja atau tumpah kecelakaan," kata Deddy di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (5/4/2017).
Deddy prihatin atas kejadian tersebut. Masalah ini, sambung dia, harus segera diatasi agar pencemaran tidak semakin meluas. Selain itu, ia menambahkan, persoalan pencemaran seperti ini harus diselesaikan juga di kawasan lain, bukan hanya di sekitar aliran Sungai Citarum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Polisi Selidiki Oli Tumpah Mencemari Waduk Saguling
Dia menegaskan, seluruh pihak harus bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan di Jawa Barat. Termasuk para pelaku industri.
"Harus bersama-sama. Sekarang sampah (di Citarum) relatif bersih. Sekarang limbah pabrik (yang masih belum teratasi)," tutur Deddy.
Deddy menyampaikan ultimatum berupa proses hukum bagi pelaku industri yang bandel membuang limbah ke sungai. "Ujungnya penegakan hukum supaya (pelaku industri) tidak sembarangan. Butuh banyak air nih Jabar. Kalau sungai tercemar semua bagaimana?" ujar Deddy. (bbn/bbn)











































