"Ketika aksi unjuk rasa kemarin berakhir ricuh, kenapa hanya masa aksi yang menjadi evaluasi lalu bagaimana SOP pengamanan? kenapa tidak masuk dalam evaluasi?" tanya Korlap Aksi HMI Jabar, Achyar Al Rasyid di depan kantor Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (17/11/2016).
Mereka melakukan aksi demo di jalur lambat Jalan Soekarno Hatta sambil membentuk lingkaran. Dalam aksinya kali ini mereka menuntut agar pihak kepolisian bisa bersikap adil dan objektif dan profesional dalam penanganan kasua Gubernur DKI Jakarat nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas kasus dugaan penistaan agama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Polisi Tangguhkan Penahanan 4 Kader HMI
Akhirnya massa demo ditemui Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito. Di hadapan massa HMI, Bambang menyatakan polisi akan bersikap profesional. "Kalau adil kami pun berupaya untuk seadil-adilnya. Kalau urusan soal penangguhan dan status rekan-rekan yang ditahan itu silahkan bisa datang langsung ke Jakarta karena kejadiannya kan di sana. Jadi kalau ada yang perlu dibantu untuk dipertemukan nanti kita bantu," kata Bambang
Sebelum membubarkan diri Kapolda Jabar berpesan kepada para aksi demo, agar setiap melakukan unjuk rasa bisa menjaga ketertiban tanpa berakhir ricuh. "Silahkan demo, sampaikan aspirasinya tapi harus diingat agar tetap menjaga kewajibannya menjaga keamanan, ketertiban dan tidak ricuh," imbau Kapolda kepada seluruh aksi massa.
Pagi tadi, empat anggota HMI yang ditahan akhirnya ditangguhkan penahanannya. (ern/ern)










































